Kemensospol Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Ruang Publik Mahasiswa

Seorang mahasiswa tengah duduk dan memainkan laptop di ruang publik bertempat di Gedung Aquarium lantai satu Jl. Tamansari No.1 pada Selasa (09/05/2017). Ruang publik yang mulanya merupakan lahan tidak terpakai diniatkan Kemensospol nantinya dijadika tempat diskusi mahasiswa.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Kementrian Sosial dan Politik (Kemensospol) Badan Eksekutif Mahasiwa Unisba (BEMU) memanfaatkan lahan yang tidak terpakai di Gedung Akuarium lantai satu dan dua menjadi ruang publik. Menurut Mentiri Sosial dan Politik (Mensospol) Anggi Fadhilah pembuatan ruang publik ini merupakan bentuk aktivitas dari Kemensospol. “Kami membereskan tempat tidak terpakai itu pada hari Jumat, dan kayu-kayu yang berserakan disana kami jadikan kursi,” tuturnya.

Anggi Fadhilah mengatakan, tercetusnya niat membuat aktifitas ini karena beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tidak mempunyai ruang kesekretariatan. Ruang publik lanatai satu ditujukan sebagai tempat bersilaturahmi antar lembaga, berdiskusi, atau hanya sekedar bersenda gurau. “ Dengan adanya ruang publik itu saya ingin budaya gotong royong dan silaturahim antar mahasiswa terbangun lagi,” ujarnya saat ditemui di Gedung Aquarium pada Selasa (09/05).

Sedangkan ruang publik yang berada di lantai dua Gedung Aquarium dimaksudkan Anggi, sebagai tempat rapat dan berdiskusi bagi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang tidak mempunyai ruang kesekretariatan. Selain dipergunakan untuk mahasiswa yang aktif di Ormawa, ia mengatakan tidak menutup kemungkinan bila mahasiswa umum bisa mempergunakan tempat tersebut. “Mereka bisa saja mengerjakan tugas, atau ikut berdiskusi disana,” ucapnya.

Aktivitas Kemensospol tersebut menuai tanggapan dari Andri Gumilar mahasiswa Fakultas Syariah yang sempat menggunakan tempat tersebut.  Ia mengungkapakn bahwa di Kampus Biru memang perlu dibuat ruang publik agar ada tempat bertukar pikiran juga berdiskusi permasalahan di Unisba saat ini. Hanya saja ia menyayangkan saat ia berada di sana mahasiswa lebih senang bermain gadgetnya. “ Saya pikir hal ini baik, karena kalau melihat Unisba, untuk fasilitas saja minim apalagi punya ruang publik khusus untuk mahasiswa. Yah… setidaknya sekarang ada lahan untuk nongkrong dan mengerjakan tugas,” ungkap mahasiswa angkatan 2013 ini. (Aldi/SM)

Share Button