Kedatangan ‘Pocong’, Masyarakat Unisba Ketakutan

Dua orang pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karete sedang berfoto bersama pocong (Syahidan) di pelataran Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba pada Rabu (4/11).

Suaramahasiswa.info, Unisba- Syahdan, pada Rabu senja (4/11) beberapa masyarakat Unisba kampus Tamansari No. 1 mendadak menjerit histeris. Pasalnya sesosok makhluk berbalut kain kafan datang dan menghebohkan kampus ini. Teriakan demi teriakan terdengar begitu kencang di telinga saya. Tak hanya jeritan, gelak tawa pun menghiasi ketika ia berperan. Semua itu terjadi akibat ulah jahil sesosok makhluk berbalut kain kafan yang terkenal dengan sebutan ‘pocong’.

Awalnya, saya dan ketiga kawan saya baru saja usai menggandakan bahan Ujian Tengah Semester (UTS) di dekat gang Tamansari Bawah. Kala itu sore menjelang malam, perut ini terus berdendang, meminta untuk diisi. Kami memesan ketan bakar untuk memenuhi kebutuhan biologis, karena kami sama seperti manusia pada umumnya. Saat usai membeli ketan bakar, lalu kami beranjak berjalan menuju Sekretariat Suara Mahasiswa sambil menyuapkan kudapan yang telah digenggam. Langkah kami pun terhenti sejenak di depan gerbang parkiran bawah. “Aaaaaaaa…,” terdengar terikan dari seorang gadis. Karena rasa‘kepo’ yang memuncak saya dan seorang kawan (Hasbi) bergegas menghapiri, ternyata sesosok pocong berdiri di sebelah dua orang wanita yang menunggangi kuda besinya. Saya sempat kaget dan diam sejenak, seketika terbesit ide usil dalam otak ini. Kami memutuskan mengundang orang yang berbalut kain kafan ini datang ke ‘Markas Besar’.

Di perjalanan menuju sekretariat kami melewati parkiran bawah, di sana ada seorang juru parkir yang membantu mengeluarkan motor seorang mahasiswi. Saat ia sibuk menggeser motor, juru parkir itu tiba-tiba tersentak dan melontarkan kata, “Anjir, urang rewaslah,” Kami berempat pun tertawa sejenak dan melanjutkan perjalanan ke Sekretariat Suara Mahasiswa.

Setibanya di Markas Besar, pocong-pocongan ini muncul secara perlahan di depan pintu. Ia pun meloncat masuk ke Sekre SM. Tiba tiba seorang calon anggota kami, berlari ke sudut ruangan sambil meutupi kedua matanya. Serentak beberapa orang yang berada di dalam tertawa kegirangan ketika pocong-pocongan ini menakuti korbannya.

Seorang alumni SM berbegegas menghampiri dan memperkenalkan diri. “Saya Sugiharto dari Galamedia TV ingin wawancara, apakah akang bersedia?” Setelah berbincang panjang dengan pewarta itu, terungkaplah identitas Pocong-pocongan ini. Syahidan Hafidz Fikri namanya, Ia mulai menggeluti dunianya sejak 2006 dalam rangka Halloween. Ia juga merupakan anggota dari Komunitas Manusia  Serbaguna, yang bekerja menghibur orang-orang dengan kostum unik.

Seakan belum puas, usai diwawancarai oleh pewarta Galamedia TV, Syahidan pun memutuskan untuk ‘ngider’ lagi. Tepat di depan Sekretariat Paduan Suara Mahasiswa (Pasuma), ia mulai melakukan aksi jahilnya. Sama seperti sebelumnya hal yang pertama dilakukan adalah melompat masuk ke dalam Sekre tersebut. Jeritan histeris kembali terdengar begitu keras, sampai terasa seperti menusuk kedalam gendang telinga saya. Kocaknya, setelah ketakutan melihat kedatangan pocong-pocongan ini, seorang pengurus Pasuma malah berfoto bersama.

Setelah berhasil menaklukan korbannya lagi, ia mulai meloncat loncat menuju pelataran Fakultas Ilmu Komunikasi. Syahidan meloncat menghampiri UKM Karate sedang asyik latihan, beberapa dari mereka lari terbirit-birit dan sebagian dari mereka meminta foto bersama pocong ini.  Sudah puas melihat dan mendengar beberapa masyarakat Unisba ketakutan, saya memutuskan untuk kembali ke Sekretariat Suara Mahasiswa. (N. Istihsan/SM)

Share Button