Ini Alasan Demonstran Tuntut Presma Turun  

 

Ilham bekas Ketua BEM Teknik sedang melakukan orasi untuk meminta Presma Fadhli turun dari jabatannya di Unisba pada Jumat (5/8). Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Tamansari no. 1 ini dikarenakan adanya program BEMU yang tidak terlaksanakan. (Vigor/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Sejumlah mahasiswa melakukan demonstrasi menuntut Fadhli Muttaqien selaku Presma untuk turun jabatan pada Jumat (5/8). Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Tamansari no. 1 Bandung ini dikarenakan adanya program BEMU yang tidak terlaksanakan.

Mengenai hal ini Muhammad Ilham, mantan Ketua BEM Teknik menjelaskan permasalahannya berawal dari  rasa kecewa pada presiden mahasiswa Fadhli Muttaqien. Ilham merasa tidak ada follow up dari Fadhli setelah aliansi BEMF ini menyampaikan permasalah yang terjadi dan yang dirasakan oleh mahasiswa, saat sidang tengah periode BEMU.

“Saat STP BEMU Fadhli menjanjikan audiensi dengan rektor akan terlaksana. Setelah STP pun kami sempat mengadakan pertemuan kembali dan ia menjanjikan audiensi akan dilakukan pada 11-16 Juli,” ungkap Ilham.

Ia bersikeras bahwa penurunan Fadhli akan tetap dilakukan meski akibatnya baik ataupun buruk. “Tidak ada pilihan lain selain turun,” tungkasnya.

Saat ditemui di depan ruang BEMU, Yunus Mulya sebagai Wapresma BEMU meneceritakan bahwa ia sudah mengetahui isu ini sejak satu minggu yang lalu. “Saya tahu akan ada demonstrasi namun tidak tahu konteks demonya apa,” jelas yunus.

Ia mengkonfirmasi  bahwa BEMU sudah menindak lanjuti terkait audiensi bersama rektor. Yunus menjelaskan secara birokrasi sudah dilakukan, di mana staf BEMU yang datang ke rektorat meminta hal ini. “Jujur selama ini saya sendiri belum melakukanya,” ucapnya.

Ia menjelaskan alasan hal ini belum terlaksana karena kenaikan wakil rektor tiga. Namun ia menjanjikan setelah ini  akan mengirim surat untuk menindak lanjuti audiensi ini. “Saya akan berusaha kedepannya,” ungkap yunus. (Ressy/SM)

Share Button