Meski Tangkuban Perahu Membaik, Masyarakat Harus Tetap Waspada

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat. (Foto/Tribun)

Suaramahasiswa.info, Bandung – Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat erupsi pada Jumat (26/7) pukul 15.48 WIB. Dilansir Kompas dari siaran pers Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati lebih kurang 200 meter di atas puncak atau lebih kurang 2.284 meter di atas permukaan laut

Kepala PVMBG, Kasbanai mengatakan kolom abu di gunung ini berwarna kelabu, dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. “Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 milimeter dan durasi lebih kurang 5 menit 30 detik,” ungkapnya kepada Kompas.

Peristiwa itu juga ditanggapi oleh mahasiswa Unisba, Nurhayati. Jarak kediamannya yang cukup dekat dengan Gunung Tangkuban Perahu, membuatnya khawatir. “Tentunya kaget dan takut soalnya ini terjadi tiba-tiba, enggak ada gejala atau tanda-tanda,” ungkap mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) 2018 lewat pesan elektronik.

Saat ini, kata Detik, akvitis vulkanik Gunung Tangkuban Perahu berangsur membaik. Namun, masyarakat dihimbau tidak mendekat dengan radius sekitar 1,5 Km dari lokasi gunung guna mencegah hal-hal yang tidak dinginkan.

Reporter: Tazkia Fadhiilah

Penulis: Febrian Hafizh Muchtamar

Editor: Febrian Hafizh Muchtamar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *