Lembaran ‘Turunkan Presma’ Tersebar, Ini Tanggapan Muhram

Mahasiswi melihat lembaran yang tak diketahui dengan bertuliskan ‘Kami minta presma turun’ di Gedung Khez Muttaqien, Jalan Tamansari No. 1, Kota Bandung pada Sabtu (5/8/2017). Kejadian ini sontak membuat kebingungan Presiden Mahasiswa (Presma), Muhram Fauzi mengenai lembaran yang tidak diketahui tersebut.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Sabtu (5/8) dan Minggu (6/8) lalu, terdapat lembaran yang tak diketahui bertuliskan ‘Kami minta presma turun!!!’ di sekitaran kampus Universitas Islam Bandung (Unisba). Jalan Tamansari No. 1, Kota Bandung. Kejadian ini langsung menuai tanggapan dari Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba (BEMU) periode 2016-2017, Muhram Fauzi.

Muhram menyayangkan dengan adanya lembaran yang ditemui di sekitar kampus utama. “Saya sudah bilang sebelumnya, ketika ada persoalan pribadi yang menyangkut kepemimpinan saya. Saya siap mendapatkan kritikan apapun baik secara langsung maupun via chat,” ujarnya saat ditemui di depan Aquarium pada Rabu (9/8).

Kejadian ini sontak membuat Muhram kebingungan mengenai lembaran tersebut. Pasalnya, ia menjelaskan seharusnya aspirasi diberikan kepada Dewan Amanat Mahasiswa Unisba (DAMU) dan BEMU. Menurutnya DAMU pun akan menegur BEMU ketika itu benar, maka terjadi kebenaran dalam demokrasinya. “Pada akhirnya diketahui permasalahannya, ketika dilakukan seperti sekarang kita pusing,” ungkapnya.

Di samping itu, Muhram menuturkan dirinya berada di tempat ketika lembaran itu disebar. Hal tersebut membuat dirinya introspeksi dan menyadari kurangnya ketegasan selama ia memimpin. “Mungkin mereka (baca: penempel) melihat ketidaksempurnaan, yang pada akhirnya dibangun itu dinamika yang jelek. Ada juga seperti Saya mengambil keputusan dan komunikasi itu bisa terjadi,” ucap mahasiswa Fakultas Syariah 2012.

Muhram pun mengatakan mahasiswa selalu menginginkan hal yang lebih baik. Kedepannya, langkah yang akan ia ambil secara kelembagaan dan pribadi akan tegas. Selain itu, ia akan membenahi hal yang kurang dalam kepemimpinannya dan meningkatkan komunikasi secara personal. Ia pun akan merangkul dan memberikan yang diinginkan mahasiswa Unisba ketika aspirasinya objektif dan rasional. (Iqbal/SM)