Kabid Jurnalistik: Keluhan Bisa Diobrolkan ke Bidang Kajian

Ketua Bidang Kajian Jurnalistik Ferry Darmawan memperlihatkan map soal di ruangannya, Gedung KHEZ MutTaqien, Jalan Tamansari No. 1, Kota Bandung pada Senin (24/7/2017). Ia menyayangkan aksi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) pada Jumat (21/7) dilakukan tanpa adanya koordinasi ke pihak fakultas sebelumnya.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Ketua Bidang Kajian Jurnalistik, Ferry Darmawan menanggapi aksi demo mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) pada Jumat (21/7). Ia menyayangkan aksi dilakukan tanpa adanya koordinasi sebelumnya. Ia menambahkan, jika ada keluhan bisa diobrolkan ke Bidang Kajian, dan sampaikan segalanya sesuai prosedur tidak langsung ramai seperti kemarin.

Berdasarkan data saat Rapat Pimpinan (Rapim) Fikom pada Jumat (7/7), Ferry menjelaskan sudah 90 persen nilai yang masuk, sedang deadline penyerahan nilai dua minggu setelah ujian terlaksana. Menurutnya terjadi salah paham antara mahasiswa dan dosen pada kasus ini. “Pihak dosen menyatakan telah menyerahkan nilai pada tanggal 3 Juli, sementara mahasiswa belum menerima hasilnya,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Gedung KHEZ Muttaqien, Jalan Tamansari No. 1, Kota Bandung pada Senin (24/7).

Ferry menjelaskan proses penyerahan nilai yang dimulai dari dosen menyerahkan ke bagian keuangan, bertujuan untuk insentif mata kuliah bagi dosen. Setelah itu, diserahkan ke Bagian Akademik dan terakhir ke operator sistem informasi. Operator bertugas memasukkan data ke sistem dan disingkronisasi di universitas, hingga akhirnya bisa diakses secara daring.

Ferry pun mengungkapkan, harapannya kepada mahasiswa untuk mendata mata kuliah yang belum keluar nilainya. “Data tertulis serta tanda tangannya harus ada, agar terlihat titik permasalahannya. Sampai saat ini belum ada mahasiswa yang beraksi kemarin, menyerahkan data ke saya,” ucapnya. (Puteri/SM)