Ius Constituendum ala Law Art Festival

Penampilan Sandrayati Fay dalam acara Law Art Festival (LAF) pada Minggu (28/10/2018) di Dago Tea House, Kota Bandung. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) menggelar acara LAF dengan tema “Masa Depan Hukum”. (Gina Santia/SM)

Suaramahasiswa.info, Bandung – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Unisba menyelenggarakan acara Law Art Festival (LAF) pada Minggu (28/10) di Dago Tea House, Kota Bandung. Rangkaian LAF terdiri dari lomba kabaret antar SMA se-Jawa Barat dan penampilan sejumlah musisi seperti Sandriyati Fay, Danilla, dan HIVI!.

LAF kali ini berkeinginan untuk menyatukan dua kesenian yang berbeda yaitu kabaret dan musik. Acara LAF ini pun mengusung tema “Masa Depan Hukum”. Menurut Ketua BEM FH, Muhammad Rafi tema tersebut terinspirasi dari asas hukum Ius Constituendum yang berarti hukum yang dicita-citakan. “Cita-cita tersebut ditujukkan untuk hukum di Indonesia”, ungkapnya.

Perlombaan kabaret di LAF diikuti sebanyak depalan SMA. Salah satu tim kabaret dari SMAN 21 Bandung, Desimal menampilkan cerita tentang penyogokan yang terjadi di Indonesia. Pada akhir perlombaan, Teater Jebew dari SMAN 8 Bandung keluar sebagai juara pertama.

Salah seorang pengunjung, Dina Fitriani Ridwan mengungkapkan kesannya terhadap LAF. “Seru meskipun awalnya ke sini hujan tetapi ternyata masih bisa menikmati suasana sama acaranya di sini,” tutur mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati. (Regita/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *