Tidak Hadiri Kongres, Mereka Angkat Bicara

Suasana saat Kongres BEMU yang diselenggarakan di Aula Kampus II Unisba, Ciburial Bandung , pada Sabtu (6/6). (Feby/SM)

Suaramahasiswa.info – Unisba, Kongres Keluarga Besar Mahasiswa Unisba (KBMU) yang diselenggarakan di Kampus II Unisba Sabtu lalu, membahas mengenai PDPRT dan ADART, Pembacaan LPJ, dan pengesahan presma periode selanjutnya. Pada pelaksanaanya beberapa kendala ditemui seperti molornya acara, mengalami penundaan beberapa kali dan kurangnya peserta saat sidang. Akibatnya acara yang seharusnya dimulai pukul 10 pagi menjadi pukul 6 petang dan berakhir pukul 4 pagi.

Dari keterangan yang didapat hanya beberapa LKM,UKM, dan BEM-F yang hadir, sebagian yang tidak datang memiliki beragam alasan. Seperti Lingkung Seni Budaya Sunda (LSBS), penyebab ketidak ikut sertaannya dalam acara tersebut karena seluruh anggotanya sedang mengosongkan agenda pasca pagelaran kemarin. “Kami mohon maaf tidak dapat datang karena seluruh keluarga besar kami sedang istirahat setelah pagelaran” Ungkap Hakim selaku ketua LSBS ini. Alasan lain juga disampaikan Yonoki yang mewakili Protokoler, mereka tidak menghadiri undangan dari DAMU karena di tanggal yang sama pihaknya tengah melaksanakaan pelantikan bagi anggota barunya.

Adapun Andra Gustian Pratama sebagai utusan dari BEM FIKOM yang hanya mengikuti sebagian dari rangkaian acara. “ Saya hadir, tapi hanya sebagian saja karena selain banyak penundaan waktu, dan kebetulan ada agenda lain yang harus saya hadiri” pungkasnya. Menanggapi hal itu, Ananda Muhammad Firdaus sebagai peninjau menyayangkan organisasi yang tidak datang. “Sayang sekali untuk yang tidak datang, harusnya agenda seperti ini dimanfaatkan oleh organisasi kampus”ujarnya.

Ketidak hadirannya peserta kongres juga diakibatkan oleh undangan yang tidak diterima beberapa UKM. Seperti yang dialami oleh Taekwondo dan English Learners Community (ELC) yang sama-sama tidak mendapat kabar dari pihak penyelenggara. ”Biasanya suka ada pemberitahuan lewat surat atau sms, tapi ini tidak ada” tutur Santika Ayuning Dita selaku ketua ELC. Senada dengan ini, Wisnu selaku ketua Karate juga mengeluhkan penyebab absennya pada kongres kali ini. “Tidak ada undangan kesini,jadi gak datang” ungkapnya. (Selvy/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *