Ruang Kelas Kurang, Akademik Rencanakan Kuliah Malam

Suasana kegiatan P3M di Universitas Islam Bandung Jalan Tamansari No.1, Bandung pada Rabu (06/09/2017). Keterhambatan pembangunan Gedung Tamansari No.24 berefek pada mahasiswa yang akan mendapat jadwal kuliah malam jika ruang kelas dirasa kurang mencukupi.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Memasuki tahun ajaran baru 2017-2018 ini, Universitas Islam Bandung menerima 2.996 mahasiswa. Bertambahnya jumlah mahasiswa dirasa tidak sebanding dengan ruang kelas yang tersedia. Ditanyai perihal tersebut, Kepala Bagian Akademik Ian Bachtiar pada Rabu (6/09) menuturkan, jika fasilitas di Unisba sedang di upayakan agar sesuai dengan mahasiswa yang ada.

Ian menambahkan, kekurangan fasilitas ruang kelas ini juga di akibatkan keterhambatan perizinan untuk pembangunan Tamansari No.24. Unisba berencana, nantinya gedung tersebut akan digunakan oleh perkantoran, fakultas ilmu komunikasi, ekonomi, teknik dan laboratorium.

“Jika ada gedung di sekitar sini yang disewakan, kalau diperlukan saya akan menyewa untuk kegiatan belajar menagajar. Saat ini penjadwalanya sedang saya coba betulkan terus, kalau di jam normal sekarang ruang kelas ini tidak cukup bagi mahasiswa, maka akan diadakan jadwal perkuliahan hingga malam,” ucap Ian.

Mahasiswa Fakultas Dakwah 2014, Mehmet Akmal mengaku tidak setuju terhadap rencana kebijakan yang mengharuskan mahasiswa kuliah hingga larut malam. Menurutnya, itu akan mengganggu kegiatan mahasiswa yang mengikuti organisasi. “Kalo misalkan liat fisik mahasiswa Unisba nya saya rasa engga ada masalah kuliah hingga malam. Saya rasa mungkin harus buat konsep lagi supaya nyaman bukan ke mahasiswanya aja, terus apakah dosen yang bersangkutan sanggup mengajar hingga malam?” ucapnya. (Intan/SM)