Pergantian Kepengurusan, Kelulusan Mentoring Tidak Meningkat

Salah satu mahasiswa sedang duduk di depan kantor Bagian Kemahasiswaan Unisba jalan Purnawarman , yang dulu menangani mentoring dan pesantren yang kini diganti kepada LSI, Senin(9/3).

Suaramahasiswa.info, Unisba – Pesantren mahasiswa baru (maba) di Universitas Islam Bandung sudah sampai pada gelombang ke-empat pada, Senin (9/3). Berbeda dari tahun sebelumnya, kini kepengurusan pesantren berganti dari Kemahasiswaan ke Lembaga Studi Islam (LSI). Bergantinya kepengurusan membuat kebijakan berubah, namun hal ini tidak membuat persentase kelulusan mentoring meningkat.

Aris Widiarso selaku Ketua Bagian Kemahasiswaan Unisba menyatakan, untuk tahun ini target kelulusan belum terpenuhi. Banyaknya maba yang tidak mengikuti mentoring membuat kelulusan mengalami penurunan. “Untuk target kita inginnya 100%, namun untuk tahun ini belum ada perubahan,”ucapnya.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena kurangnya kesadaran mahasiswa akan pentingnya membaca Al-Qur’an dan kurangnya ketegasan dari Fakultas untuk membantu. “Harusnya Fakultas ikut membantu dengan membuat kebijakan dan ikut tegas serta mengingatkan dalam hal ini, yang nantinya di dukung oleh BEM Fakaultas. Jadi semua ikut bekerjasama,” lanjut laki-laki berkacamata ini.

Menurut Arsyani Zesyin mahasiswi baru Fakultas Ilmu Komunikasi, yang ia tahu adalah, meski boleh mengikuti pesantren tetap akan mendapatkan bimbingan lanjutan dari kemahasiswaan. Saat pesantren berlangsung pun maba akan tetap dibimbing. “Setahu aku, nanti sewaktu pesantren di bimbing lagi untuk yang tidak lulus,” tukasnya. (Salma/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *