Krisis Kepemimpinan Mahasiswa Unisba

Suaramahasiswa.info, Unisba – Kepemimpinan di kalangan mahasiswa Unisba dianggap sedang mengalami krisis. Hal ini ditandai dengan molornya pelaksanaan Pemilu raya presiden mahasiswa (presma) Unisba. Kewajiban dewan Amanat Mahasiswa Unisba (DAMU) sebagai lembaga legislatif seharusnya sudah memiliki kandidat untuk calon pemimpin di periode Juni-Juli 2013. Kenyataanya, sampai November 2013, calon presma baru pun tidak ada, bagaimana bisa melakukan pemilu?.

Fadil Muhammad, ketua DAMU periode 2012-2013, menyebutkan bahwa pemilu belum dilaksanakan karena belum ada calon yang mendaftar. Diperkirakan sebab belum adanya mahasiswa yang mencalonkan diri karena saat ini mereka terlalu sibuk dengan kuliahnya, apatis, dan kurangnya eksistensi. “Saya sudah menemui semua Wakil Dekan agar dari tiap Fakultas ada yang mencalonkan,” ujar sang ketua yang telah menjadi alumni Fakultas Hukum ini.

Rencananya batas akhir pendaftaran calon ketua DAMU dan presma akan dilaksanakan pada 30 November 2013 mendatang, pemilu tanggal 9-10 Desember 2013, dan kongres 14-15 Desember 2013. “Jika tidak ada yang mendaftar, mungkin saya akan mengusulkan kepada rektorat untuk membekukan DAMU dan BEMU dalam satu periode kedepan, namun tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalan aklamasi,” papar Annis Irawan, pemegang jabatan sementara ketua DAMU.

Mahasiswa pun mendambakan adanya sosok pemimpin demokratis yang akan segera muncul. “Harusnya, secepatnya ada ketua biar mahasiswa ada yang menaungi. Sejauh ini saya merasa DAMU dan BEMU kurang ngasih dampak yang besar buat mahasiswa. Sebaiknya sering adakan forum besar diskusi buat mahasiswa,” keluh dan harap Abdurrahman Mushaddiq, mahasiswa Fikom Jurnalistik 2011. (Desyane/SM)

Foto Ilustrasi Dokumentasi Suara Mahasiswa