Kelanjutan Pemakaian Hitam Putih Bagi Mahasiswa Fikom

Salah satu mahasiswa sedang membaca kebijakan baru di pelataran Fikom yang dikeluarkan oleh pihak Fakultas, Jumat(19/12)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Peraturan memakai baju putih hitam pada mahasiswa Fikom Unisba mengundang pro dan kontra. Surat keputusan yang turun dari rektor tentang pemakaian ini membuat mahasiswa kaget, terutama untuk angkatan 2013 keatas yang biasanya memakai baju bebas namun rapih. Pemberlakuan memakai putih hitam ini pada tahun 2014 dan diwajibkan untuk mahasiswa angkatan 2014.

O. Hasbiansyah menjelaskan, keputusan tentang memakai baju bebas namun rapih mulai berlaku pada tahun 2000. Awalnya mahasisiwa Fikom memakai putih hitam karena sudah diadakannnya dialog maka aturan itu dihilangkan. Sekarang rektor sudah menurunkan Surat Keputusan jadi kita harus mengikuti itu. “Belum lama Sk-nya keluar maka kita lakukan sosialisasi terlebih dahulu ini baru himbauan kecuali buat angkatan 2014, mereka wajib memakai baju hita putih,” ujar Dekan Fikom itu saat ditemui pada Rabu (31/12).

Peraturan itu masih tertera di baliho yang berwarna kuning di depan pelataran, Gedung Khez Muttaqein. Pemakaian Fikom dan tangga batu. Putih hitam ini sudah merupakan aturan bersama yang menyangkut seluruh mahasiswa Unisba. Aturan itu sudah ada dan sudah disosialisasikan. “Setiap turunnya aturan pasti ada sisi positifnya dan pasti ada filosofinya,” ungkap Muthia Umar wakil Dekan 2 Fikom.

Seorang mahasiswa fikom angkatan 2013 yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan ia setuju tidak setuju dengan penggunaan pakaian putih hitam pada saat ujian. “Akreditasi Fikom yang bagus tidak menjadikan mahasiswa fikom di anak emaskan. Takutnya ada kecemburuan dari mahasiswa fakultas lain,” tuturnya. (Marlina/Job)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *