Kampus Biru Rindu Hijau Lagi

“Go Greenation ini ada beberapa rangkaian acara. Acara Youth Movement ini adalah rangkaian pertamanya, yang bertema pemungutan sampah,” ujar Akbar Fajri selaku Ketua Pelaksana.

Akbar menambahkan, acara ini bertujuan mempersuasi mahasiswa Unisba dalam hal kecintaan pada lingkungan yang bersih, dan rencananya akan terus menjadi agenda wajib kepengurusan BEMU setiap tahunnya. “Insya Allah acara ini akan dilakukan secara berkala, namun itu tergantung apakah kepanitian BEMU yang akan datang menerima usulan untuk memasukan acara ini kedalam prokernya,” lanjutnya.

Rencananya 15 karung sampah yang berhasil dikumpulkan tersebut akan di daur ulang, yang organik akan diserahkan kepada Pusat Pengembangan Teknologi Lingkungan Hidup (P2TLH )Unisba untuk dijadikan pupuk kompos. Sedangkan sampah non-organik akan didaur ulang menjadi bahan kerajinan tangan.

Di sela-sela kegiatan terlihat Thaufiq Siddiq Boesoirie selaku Rektor Unisba ikut memunguti sampah disekitar gedung direktorat. Beliau menyatakan acara ini sangat positif karena dapat membuat area kampus menjadi lebih bersih. “Ini adalah sesuatu yang mengembirakan, sebetulnya pencangan kegiatan Unisba bersih itu sudah direncanakan dari 4 tahun yang lalu. Alhamdulilah dampaknya telah terlihat,” Jelasnya.

Namun tidak seluruh warga Unisba merasa puas dengan acara ini. Andri Kardhika selaku mahasiswa fakultas Psikologi 2010 menyatakan bahwa BEMU masih kurang untuk merangkul mahasiswa lainnya. “Saya rasa promo dari acara ini memang sudah cukup, namun sayang BEMU masih kurang merangkul mahasiswa yang lain untuk berpartisipasi dan semoga acara ini bukan hanya awacana tahunan saja,” tuturnya saat di wawancarai di aquarium Unisba.(Roby/SM)

Bandung, SM – Kampus Unisba diwarnai dengan kumpulan mahasiswa berbaju hijau yang memunguti sampah di seluruh pelosok kampus, Senin (15/4). Kegiatan ini adalah rangkaian dari acara Go Greenation Unisba yang diprakasai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba (BEMU). Bukan hanya Jl. Taman sari no.1 saja yang menjadi fokus kegiatan ini. Kampus Jl. Rangga Gading dan Jl. Rangga malela pun turut menjadi lokasi perburuan sampah.

“Go Greenation ini ada beberapa rangkaian acara. Acara Youth Movement ini adalah rangkaian pertamanya, yang bertema pemungutan sampah,” ujar Akbar Fajri selaku Ketua Pelaksana.

Akbar menambahkan, acara ini bertujuan mempersuasi mahasiswa Unisba dalam hal kecintaan pada lingkungan yang bersih, dan rencananya akan terus menjadi agenda wajib kepengurusan BEMU setiap tahunnya. “Insya Allah acara ini akan dilakukan secara berkala, namun itu tergantung apakah kepanitian BEMU yang akan datang menerima usulan untuk memasukan acara ini kedalam prokernya,” lanjutnya.

Rencananya 15 karung sampah yang berhasil dikumpulkan tersebut akan di daur ulang, yang organik akan diserahkan kepada Pusat Pengembangan Teknologi Lingkungan Hidup (P2TLH )Unisba untuk dijadikan pupuk kompos. Sedangkan sampah non-organik akan didaur ulang menjadi bahan kerajinan tangan.

Di sela-sela kegiatan terlihat Thaufiq Siddiq Boesoirie selaku Rektor Unisba ikut memunguti sampah disekitar gedung direktorat. Beliau menyatakan acara ini sangat positif karena dapat membuat area kampus menjadi lebih bersih. “Ini adalah sesuatu yang mengembirakan, sebetulnya pencangan kegiatan Unisba bersih itu sudah direncanakan dari 4 tahun yang lalu. Alhamdulilah dampaknya telah terlihat,” Jelasnya.

Namun tidak seluruh warga Unisba merasa puas dengan acara ini. Andri Kardhika selaku mahasiswa fakultas Psikologi 2010 menyatakan bahwa BEMU masih kurang untuk merangkul mahasiswa lainnya. “Saya rasa promo dari acara ini memang sudah cukup, namun sayang BEMU masih kurang merangkul mahasiswa yang lain untuk berpartisipasi dan semoga acara ini bukan hanya awacana tahunan saja,” tuturnya saat di wawancarai di aquarium Unisba.(Roby/SM)