Warek Tiga: Sarjana Unisba Harus Bisa Baca Quran

Asep Ramdan (kiri) sedang menjawab pertanyaan dari juru warta saat ditemui di ruangannya Jalan Tamansari no. 20 pada Rabu (20/7). Ia memaparkan program yang akan dijalaninya selama menjabat satu periode ke depan. (Vigor M. Loematta/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Asep Ramdan telah resmi dilantik menjadi Wakil Rektor tiga Unisba pada Rabu (20/7) pukul 10 pagi tadi. Ia sebelumnya menjabat sebagai dekan Fakultas Syariah.  Asep menuturkan programnya yang membidangi kemahasiswaan dan ruhudin.

Ia memaparkan iklim Islam di Unisba harus terasah, dari sisi akademik antara pemahaman agama dan umum tidak boleh ada dikotomi. Kegiatan kemahasiswaan pun harus mencerminkan keislaman baginya. “Nomenklatur kegiatan pun harus bernafaskan Islami, agar iklim yang ingin diciptakan semakin terasah,” paparnya

Ia menargetkan, sarjana dari Unisba minimalnya harus bisa membaca Alquran. “Sebagai universitas Islam, lulusan Unisba harus bisa membaca Alquran,” terangnya.

Menurutnya untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan kemahasiswaan yang harus menopang adalah mentoring. “Mulai dari semester dua kegiatan pesantren sudah menjaring mahasiswa yang bisa membaca Quran. Pada pesantren calon sarjana mereka harus sudah bisa hapalan dan menjadi imam,” tuturnya.

Kegiatan Masjid pun akan dihidupkan kembali oleh Asep. Menurutnya masjid harus menjadi tempat pembelajaran menuju ketakwaan. “Masjid Unisba kan cukup megah, sayang bila tidak digunakan sebagai tempat pembelajaran,” ujarnya. Pembinaan akhlak pun menjadi perhatian Asep. Pembentukan suasana Islami dan pembelajaran akan disatukan sebagai salah satu usaha pembinaan. (Vigor M. Loematta/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *