Suguhkan Kritik Kebencian Lewat Pameran Foto

Tiga orang pengunjung melihat foto hasil karya mahasiswa, di Galeri Obledos, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Minggu (15/1/2017). Seluruh objek dalam foto tersebut mengandung makna kebencian. Sesuai dengan fenomena keadaan di Indonesia yang begitu mudah untuk saling membenci satu sama lain. (Intan/SM)

Suaramahasiswa.info,Unisba- Ruangan itu kecil, hanya didominasi warna coklat pada setiap dindingnya. Meski kecil, orang-orang  tetap berkumpul dan bertegur sapa, sambil menikmati suguhan foto-foto tanpa caption. Tampak semuanya menjalin kehangatan dalam pameran foto di Galeri Obledos, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Minggu (15/1/).

Masuk ruangan, pertama kali yang akan dilihat yaitu tulisan masikah kau simpan benci di sumsum tulangmu? yang terpampang jelas. Ternyata tulisan itu adalah tema untuk pameran tersebut. Hal ini diutarakan oleh Amjad Haidar, penggagas ide sekaligus pemilik galeri. Amjad menceritakan jika tema itu sedikit mengkritik atas fenomena saat ini.

“Ya sekarang kan udah zaman ada pihak yang membenci dan dibenci. Misalnya kaum seniman ke kaum atas dan sebaliknya. Kalau kata saya enggak usah benci-bencianlah. Hidup damai saja untuk memperpanjang umur bumi hehehe,” jawabnya.

Tema kebencian ini juga didukung karena Amjad melihat Indonesia yang tidak bosannya menyimpan kebencian. Bisa dilihat dari segi ekonomi, politik, sosial, budaya bahkan konflik agama. Pameran yang digelarnya dijadikan wadah untuk mengkritik dalam bentuk foto. Menurutnya, benci itu jangan jadi candu. Sebagai manusia harus saling mengerti dan menjalin silaturahmi. Amjad mengatakan jika manusia itu wajar untuk memiliki kebencian. Namun hal ini harus dihilangkan.

“Karya ini ada karena ada kebencian dari setiap objek yang difoto. Salah satu contohnya, aksi buruh benci ke pemerintah. Ada juga bentuk kritik petani tembakau di Wonogiri terhadap bos-bos pengepul tembakau, soalnya udah enggak kuat menghirupnya,” ujar pria yang pernah mengenyam pendidikan di antara news itu. (Intan S.Dewi/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *