Ramainya Pedagang Kue di Pasar Ampera

pedagang kue kering ramai

Suaramahasiswa.info, Manna Bengkulu Selatan – Punya dana terbatas tapi ingin menyuguhkan aneka kue kering di atas meja ruang tamu Anda saat berlebaran? Pasar Ampera, Manna, Bengkulu Selatan bisa menjadi tempat yang cocok untuk berbelanja aneka panganan ringan tersebut.

Jika Anda berkunjung saat Ramadan, halaman belakang pasar yang semulanya hanya lahan kosong pada hari biasa itu, akan disulap menjadi tempat berjualan aneka panganan siap santap untuk menu berbuka puasa maupun berlebaran.

Jika Anda berkunjung saat Ramadan, halaman belakang pasar yang semulanya hanya lahan kosong pada hari biasa itu, akan disulap menjadi tempat berjualan aneka pangan yang siap santap untuk menu berbuka puasa maupun berlebaran.

Semula para pedagang hanya menjual takjil di atas meja-meja yang dinaungi tenda lapak berwarna biru dan oranye, kini bertambah menjajakan aneka kue kering. Walhasil, beragam panganan khas Ramadan dan Lebaran tersedia di pasar ini.

Saat Ramadan, Pasar Ampera memang selalu ramai dikunjungi warga. Terlebih pasar ini merupakan satu-satunya pusat perekonomian terbesar di Bengkulu Selatan. “Kami berjualan di sini baru dua hari yang lalu. Setiap jelang lebaran pengunjung pasar akan sangat ramai, terutama saat H-3 Lebaran,” kata Alpin (31), salah seorang penjual kue kering di Pasar Ampera kepada suaramahasiswa.info, Sabtu petang (3/8).

Memasuki pekan terakhir di bulan Ramadan, jumlah pedagang kue kering di Pasar Ampera kian bertambah. Aneka kue kering beragam jenispun tersedia di pasar yang berdiri sejak tahun 1993 silam itu, seperti nastar, kue kacang, lidah kucing, cheese stick dan lainnya. Harga yang ditawarkan juga super murah, beragam kue kering itu dibandrol dengan harga mulai Rp 15.000 perstoples untuk jenis nastar dan Rp 25.000 perkilogram untuk jenis kue kacang.

Tak hanya di Indonesia, kue kering juga telah menjadi salah satu panganan tradisi yang tak pernah lepas dari kemeriahan di hari Lebaran, termasuk bagi masyarakat Suku Serawai di Bengkulu Selatan. Menyambut kedatangan sanak saudara yang bersilaturrahmi ke rumah, rasanya kurang lengkap jika tanpa disuguhi panganan ringan itu.

Tak aneh, jika bagi sebagian orang kue kering telah mejadi makanan yang wajib ada di saat hari Lebaran. Kalau tak sempat membuatnya di rumah, membeli kue siap saji menjadi pilihan tepat. Salah seorang pembeli kue kering, Yanti (34), mengaku sengaja membeli aneka makanan ringan siap saji itu karena praktis. “Di rumah saya punya anak kecil, makanya beli kue kering biar enggak repot,” katanya.

Pada hari biasa, Pasar Ampera hanyalah pasar tradisional yang menyediakan kebutuhan sandang dan pangan bagi masyarakat di Bengkulu Selatan. Lokasinya yang berada di ibukota kabupaten membuat pasar ini selalu ramai dikunjungi warga, terutama menjelang hari Lebaran. Bagaimana, tertarik mampir ke sini? (Sugiharto Purnama/SM)

4 thoughts on “Ramainya Pedagang Kue di Pasar Ampera

Comments are closed.