Peserta Silatnas Suarakan Tuntutan Kepada Pemerintah

Para peserta Silatnas menyuarakan tuntutannya kepada pemerintah pada, Minggu (8/5) di depan Gedung Merdeka. Isi tuntutan tersebut sebelumnya telah didiskusikan oleh para peserta. Kemudian menghasilkan beberapa poin, yaitu good people good governance dan nasionalisasi aset NKRI. (dok.pribadi)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Rangkaian acara Silaturahmi Nasional Forum Kajian Mahasiswa (Silatnas Forkama) ditutup dengan menggelar aksi pernyataan sikap di depan Gedung Merdeka pada, Minggu (8/5). Ivan Nurdin, Menteri luar negeri BEM Unisba mengatakan, sebelumnya para peserta yang tergabung dari delegasi-delegasi BEM se-Indonesia tersebut telah berdiskusi selama 25 jam. Didalamnya mereka memaparkan kegelisahan para peserta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dari sana, diambil poin-poin pentingnya sehingga menghasilkan rekomendasi yang kita sampaikan perihal good people good governance dan nasionalisasi aset,” pungkasnya.

Dilansir dari akun line resmi Silatnas Forkama, Rembukan tersebut pun menghasilkan dua tuntutan dari mahasiswa untuk pemerintah.

Pertama, good people and good governance dengan uraian penyelenggara pemilu harus mengawasi dan mengoptimalkan fungsi proses sosialisasi, menuntut Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk mewajibkan perguruan tinggi melakukan pendidikan politik pada saat kuliah kerja nyata dan melakukan pembenahan pada partai politik.

Kedua, nasionalisasi aset menjaga kedaulatan NKRI. Termaktub didalamnya, melalui Silatnas Forkama mereka menyatakan bahwa nasionalisasi aset merupakan harga mati. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan aset dari kepemilikan asing dan premanisme serta melindungi kesejahteraan rakyat.

Ivan pun mengutarakan harapannya setelah terlaksananya acara tersebut, yakni mudah-mudahan dapat membangkitkan semangat mahasiswa dalam berfikir kritis. Adapun untuk pemerintah, agar mendengar dan merealisasikan aspirasi yang telah disampaikan, karena ini amanat mahasiswa seluruh Indonesia.

“Semoga silaturahmi ini dapat kembali dilaksanakan. Sesuai rekomendasi dari kawan-kawan, Silatnas Forkama ini akan kita lanjut di Kota Samarinda,” tutupnya. (Rifka S. Salsabila/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *