Menjelang Lebaran, Harga Sembako Merangkak Naik

Seorang pedagang penjual daging tengah memasarkan dagangannya kepada para pembeli di Pasar Kebon Kembang, Bogor, Sabtu (2/7). Mendekati hari raya lebaran, berbagai bahan pokok mengalami kenaikan harga.  (Fadhis/SM)

Suaramahasiswa.info, Bogor – Menjelang hari raya Idul Fitri, harga kebutuhan bahan pokok; sembako terus merangkak naik, seperti yang terjadi di Pasar Kebon Kembang, Bogor Sabtu (2/7). Hal ini diungkapkan Shoburin Endang, salah seorang pedagang daging sapi. Ia mengungkapkan harga daging sapi normalnya Rp120.000, namun menjelang lebaran naik menjadi Rp140.000.

“Namanya juga sudah tradisi di sini, tiap tahun pasti akan mengalami kenaikan, belum lagi permintaan dari masyarakatnya yang tinggi,” ujarnya. Kenaikan ini terjadi juga dikarenakan tingkat keinginan masyarakat dalam membeli daging.

Kenaikan beberapa bahan sembako juga terjadi di Pasar Cibinong, Bogor. Ghaffur Sadikin salah satu pedangang mengatakan, kenaikan terdapat bukan hanya pada daging sapi. Seperti gula pasir yang sebelumnya seharga Rp15.000 per kilo kini menjadi Rp17.000. Cabai merah pun mengalami kenaikan, jika sebelumnya harganya berkisar Rp40.000 per kilo menjadi 45.000.

“Kenaikan bukan cuma di daging saja, beberapa bahan pokok lain meliputi cabai merah, bawang, hingga gula pasir,” ucap penjual sayuran tersebut.

Hal ini tentunya menimbulkan keresahan dari para pembeli. Eni Yuningsih (48) salah satunya, ia mengungkapkan pemerintah seharusnya dapat turun tangan untuk melakukan operasi pasar. “Kasihan kami rakyat kecil yang ingin membeli kebutuhan untuk lebaran nanti tidak terlalu mahal,” keluhnya. (Fadhis/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *