Masuki Bulan Ramadhan, Unisba Selenggarakan Lomba MTQ

Juri berserta peserta lomba didokumentasikan sebagai penutupan Lomba Musabaqah Tilawatil Quran  (MTQ) tingkat universitas di Student Center (SC), Jalan Tamansari No.1 pada Rabu (31/5/2017). Perlombaan yang diadakan setiap tahun ini ditujukan  untuk mencari qori’ dan qori’ah terbaik.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Memasuki bulan suci ramadhan 1438 H, Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat universitas di Student Center (SC), Jalan Tamansari No.1 pada Rabu (31/5). Perlombaan yang diadakan satu tahun sekali ini, ditujukan untuk mencari mahasiswa terbaik tilawatil quran-nya.  Wakil Rektor III Asep Ramdhan Hidayat mengatakan perlombaan ini menjadi kesempatan mahasiswa mengikuti perlombaan ke tingkat selanjutnya. “Nanti mahasiswa ini akan diikutsertakan lomba tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya pada Rabu (31/5).

Ia memaparkan jika perlombaan seperti ini diadakan agar universitas mengetahui sejauh mana pengetahuan mahasiswa tentang Islam. “Kita bisa mengetahui para qori’ dan qori’ah terbaik yang dapat mengharumkan nama Unisba ditingkat nasional dan internasional,” ungkap yang juga ketua pelaksana acara ini.

Lomba MTQ kali ini diikuti oleh 39 mahasiswa dari berbagi fakultas. Peserta ditandingkan dalam cabang tilawah dengan ketentuan surat yang sudah disepakati oleh peserta. Salah satu peserta qori’ yang merengkuh juara pertama Yadi Al-Farizi mengaku, mengikuti perlombaan ini atas dasar mencari pengalaman serta melatih mental. “Kebetulan sekarang bulan ramadhan yang penuh rahmat jadi perlombaan ini semata-mata mencari rida Allah,” ujar mahasiswa Fakultas Tarbiyah angkatan 2015.

Juara perlombaan MTQ  tahun ini, panitia mengapresiasi pemenang pertama dengan uang Rp 1.500.000, kedua Rp 1.000.000, dan ketiga Rp 500.000. Sebagai hadiah perpisahan, rektor memberikan hadiah tambahan uang tunai Rp 500.000 untuk masing-masing pemenang.

Menanggapi hal ini, Menteri Agama BEMU, Ikhlas Mauriza Hakim mengatakan, cabang perlombaan harus lebih diperluas. “MTQ mempunyai berbagai macam cabang, universitas bisa menambahkannya agar mahasiswa dapat mengeksplorasi banyak keahlian terhadap Islam,” ucap mahasiswa Fakultas Hukum 2015. (Febrian/SM)