Buruh Tuntut Kenaikan Upah (Lagi)

Orator yang sedang mengajak para demonstran untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan Gedung Sate (18/12). (Prima/job)

Suaramahasiswa.info, Bandung – Demo buruh terjadi di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/12). Aksi yang dimulai pukul 11.00 siang ini dilakukan oleh para buruh dari berbagai macam daerah di Jawa Barat. Para demonstran menuntut penyesuaian Upah Minimum Kota (UMK) karena dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Yayan (34) selaku koordinator demonstran menuturkan, UMK Jawa Barat saat ini adalah Rp. 1.887.619,44. jumlah tersebut sudah dinaikkan 16,18% dari upah sebelumnya. Akan tetapi para buruh menilai jumlah tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di Jawa Barat. Apalagi semenjak kenaikan harga BBM yang menyebabkan harga-harga lain ikut naik.

Yayan menambahkan bahwa aksi demo dilakukan untuk menagih janji Gubernur yang akan menyesuaikan upah minimum setelah kenaikan harga BBM. Para buruh merasa gaji yang dinaikan tersebut belum cukup. “Memang sebelumnya sudah naik, tapi itu sebelum kenaikan harga BBM,” ungkapnya.

Arif perwakillan pihak kepolisian menuturkan kegiatan demo meminta kenaikan upah ini sudah sering terjadi selama 2 minggu terakhir. Beliau menambahkan, pihaknya bertugas sebagai penengah antara demonstran dan juga pemerintah Jawa Barat. Walaupun demo sering terjadi, pihak kepolisian memastikan kegiatan demo tetap berjalan dengan aman di wilayah Gedung Sate. “Ketika terjadi demo seperti ini, kami sudah berbagi tugas untuk mengamankan demo dan juga lalu lintas sekitar, jadi semua tetap berjalan seperti biasa,” pungkasnya. (Prima&Huda/jobs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *