Berlaga di Game Terakhir, Unisba Atasi Pelawanan ITB

Muhammad “Bule” Atik, saat mencoba Free Thorws dikuarter terakhir. Ia yang sedari awal Liga Mahasiswa menjadi andalan tim putra Unisba pada game terakhir ini bermain apik, dengan membukukan menit bermain 31 menit 39 detik bertempat di GOR Trinitas pada Rabu kemarin (27/1). Tak hanya itu, tercatat 10 angka ia sumbangkan untuk Unisba, juga 11 rebounds yang 8 di antaranya dilakukannya di pertahanan kampus biru. (Insan/SM)

Suaramahasiswa.info, Bandung – Menjajal game keempat, Unisba bukukan kemenangan dari ITB, sebelumnya hasil sama pun diperolehnya saat berjumpa Poltekpos (Baca di Sini). Kali ini kampus biru bermain apik sepanjang laga, bertempat di GOR Trinitas, pada Rabu malam kemarin (27/1). Empat kuarter, tim “Ganesha” harus menahan gempuran Unisba yang diasuh oleh coach Putra Ichsan.

Sejak awal pertandingan, Nozhan cs. langsung menggebrak pertahanan ITB, yang konsisten hingga sepanjang kuarter satu dan dua. Tak ayal, dikuarter tersebut, Unisba mempu melumat ITB dengan skor masing-masing 21-11 dan 35-20.

Tidak jauh dari kuarter sebelumnya, tim putra Unisba konstan dengan permainan apiknya. Kesalahan mendasar sudah jarang terlihat kali ini, shoot para pemin pun sering membuahkan angka. Kuarter ketiga Unisba mengakhirinya dengan perolehan angka 51-34.

Memasuki kuarter terakhir, ITB mencoba menaikkan intensitas serangan, namun acap kali nihil di penyelesaian akhir. Berbeda dengan ITB, Atik dkk bermain rapi. Maka tidak heran, Unisba mampu menggebuk “Ganesha” dengan skor akhir telak, 75-39.

Putra Ichsan yang ditemui seusai evaluasi tim mengungkapkan kegirangannya ihwal pertandingan lawan ITB. Menurutnya, tim Unisba menemukan jati dirinya kembali dan berbuah kemenangan. “Alhamdulillah mereka kembali lagi, tembakan mereka sudah dapet lagi, berapa kali three point masuk dan itu berturut-turut.  Secara keseluruhan, anak-anak main bagus, saya bangga, perpisahan lima tahun sekarang yang happy ending,” ungkapnya sumringah.

Pertandingan melawan ITB merupakan game terakhir dari Unisba di Liga Mahasiswa cabang basket. Musababnya karena kampus biru tidak akan lanjut ke fase empat besar. Namun Putra Ichsan menguraikan, Unisba berkembang secara permainan, dibanding tahun kemarin. “Progres lebih bagus tahun sekarang, dibanding tahun kemarin, kita yang masih meraba-raba mental pertandingan, tahun sekarang anak-anak udah mulai lepas. Tahun ini pun kita bisa memberikan perlawanan pas lawan UPI sama Unpar, ya secara keseluruhan permainan mereka sudah mulai rapi,” ujarnya. (Insan/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *