Antisipasi Listrik Mati, Unisba bangun Tempat Genset

Dua orang pekerja mengerjakan pembangunan tempat penyimpanan genset di Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung pada Selasa (30/4/2019). (Verticallya Yuri/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Unisba sedang membangun tempat untuk penyimpanan genset di samping tangga batu (bekas Blue Box), di Jalan Tamanasari No. 1. Pembangunan sudah berjalan selama dua minggu, dan diperkirakan selesai awal Juni mendatang. Genset ini diperuntukkan sebagai antisipasi penerangan ruang kelas, lift dan mesin air jika listrik mati.

Genset yang akan dipakai memiliki kapasitas 200 KVA (Kilo Volt Ampere). Namun kini genset tersebut sementara digunakan untuk supply listrik ke Tower Crane (TC) di proyek Tamansari 24. Pasalnya dua panel listrik di Tamansari 24 tidak cukup daya untuk memenuhi kebutuhan listrik TC tersebut.

Tempat ini akan dibuat tertutup karena berbahaya. Akan tetapi, mesin yang cepat panas menyebabkan tempat tidak bisa tertutup terlalu rapat. Menurut Kepala Sarana dan Prasarana, Koko Heriyadi mengatakan pengaman menggunakan pagar besi atau trail besi. “Supaya orang tidak bisa masuk ke dalam, terbuka tapi aman dari tampias hujan,” tuturnya di ruanganya, Jalan Tamansari No. 26 pada Selasa (30/4).

Pemilihan tempat di samping tangga batu pun sudah diperhitungkan oleh Koko. Menurutnya letak penyimpanan sudah sangat strategis karena mudah menjangkau gedung-gedung yang ada di Tamansari No. 1. Ia menambahkan jika dibangun dibelakang maka akan membutuhkan kabel yang lebih banyak, panel listrik utama pun ada didekat Koperasi Mahasiswa (Kopma) yang dekat dengan posisi penyimpanan yang sedang dibangun sekarang.

Pemeliharan genset tersebut diganti oli atau jika ada kerusakan akan mendatangkan teknisi dari luar. Namun untuk sehari-hari, seperti mengaktifkan dan mematikan atau mengisi BBM, memakai teknisi dari pihak Unisba.

Menurut Tasya Irvanti Novitasari, biasanya penempatan genset itu di tempat yang tidak banyak orang berlalu lalang. “Kalau di tempat yang ramai itu dikhawatirkan keamanannya, tetapi ya dibangun di sana karena kalau di belakang kabelnya bakal banyak ya bisa diterima, sih. Untuk antisipasinya disediakan genset sendiri itu sudah niat yang baik kan dari universitas,” ujar mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) angkatan 2018 itu.

Reporter: Verticallya Yuri & Eriza Reziana/SM

Penulis: Verticallya Yuri/SM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *