Pesta Demokrasi KMTI, 64 Persen Mahasiswanya Gunakan Hak Suara

Andrian Hernanto (kiri) dan Riki Patria (kanan) bersalaman seusai penghitungan suara Badan Pengurus Harian (BPH) Keluarga Mahasiswa Teknik Indrustri (KMTI) periode 2017-2018 pada Jumat (09/06/2017). Pemilihan ini dimenangkan oleh Andrian Hernanto dengan perolehan suara 165 dan Riki Patria 154 suara. (Iqbal/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Pemilihan Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) periode 2017-2018 diikuti 64 persen masyarakatnya. Dalam penyelenggaraan Pemilu pada Jumat (09/06) ini terhitung dari 507 mahasiswa aktif, 320 memberikan hak suaranya. Proses pemungutan suara yang dilakukan di Pelataran Gedung Khez Muttaqien, dimenangkan oleh Andrian Hernanto dengan memperoleh 165 suara yakni sebelas suara diatas Riki Patria.

Ketua MPO KMTI Reno Trislianto mengatakan bahwa kegiatan berlangsung baik, meski dalam proses pengusungan calon, sempat ada pengurangan karena tidak memenuhi persyaratan. Ia juga mengungkapkan jika terbentuknya kubu saat pemilihan tidaklah bisa dipungkiri, namun menurutnya keharmonisan tetap terjalin. “Saat penghitungan suara sempat tejadi salah hitung, yakni tidak tercatatnya satu suara karena pendataan yang kurang teliti.” Tambahnya pada Jumat (09/06).

Meurut Ketua pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu) Fathi Marsha kegiatan tahun ini sebagai pesta demokrasi pengganti tahun kemarin. Ia mengatakan bahwa Pemilu tahun 2016 proses yang digunakan ialah aklamasi bukan pemilihan langsung.

Fathi sempat mengungkapkan jika kedua calon ketua KMTI sekarang memiliki pemikiran dasar yang berbeda.“Nomor urut satu lebih condong ke arah akademisi, dan nomor urut dua lebih condong ke arah loyalitas.” Ungkapnya saat ditemui seusai penghitungan suara. (Iqbal/SM)

Share Button