Dialog Terbuka hanya Dihadiri Satu Calon Rektor

Presiden Mahasiswa, Muhram Fauzi membacakan pernyataan sikap dari mahasiswa kepada calon rektor di Kegiatan Dialog Terbuka Calon Rektor dengan mahasiswa yang digelar di Aquarium Unisba, Jalan Tamansari No. 1, Kota Bandung pada Jumat (2/6/2017). Sayangnya, agenda ini hanya dihadiri oleh satu calon rektor dari dua yang bersaing. (Vigor M. Loematta/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba (BEMU) mengadakan dialog terbuka calon rektor dengan mahasiswa yang berlangsung di Aquarium Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung pada Jumat (2/6). Sayangnya, dialog ini hanya dihadiri oleh satu calon rektor dari dua yang bersaing. Edi Setiadi calon nomor dua berhalangan hadir, sehingga hanya Rakhmat Ceha yang mengikuti kegiatan.

Ketua Panita, Visal Vendyana Vandani menjelaskan, Edi berhalangan hadir dikarenakan sedang berada di luar kota, padahal sebelumnya ia telah menyanggupi untuk datang. Kegiatan ini sendiri berlangsung dalam dua sesi, yang pertama membahas mengenai kondisi internal Unisba  dan harapan-harapan dari semua mahasiswa. Selanjutnya, membahas mengenai target Unisba yang ingin mencapai ASEAN.

“Harapan saya tolong aspirasi dari mahasiswa cepat ditanggapi dan direalisasikan program kerjanya, agar Unisba ini terasa seperti rumah sendiri. Lalu, dapat membawa kampus lebih baik ke depannya,” harap Visal.

Menteri Sosial dan Politik, Muhammad Anggi Fadilah Batubara berpendapat, animo mahasiswa Unisba sangat baik, tetapi ia menyayangkan ketidakhadiran salah satu calon rektor. Menurut Batubara, dengan absennya salah satu pihak maka mahasiswa tidak dapat mengetahui program kerja yang diusung calon. “Mahasiswa harus tau program dan sosialisasinya seperti apa,” ujarnya.

Batubara menambahkan, awalnya agenda ini dijadwalkan pada tanggal 8 Juni, namun akibat adanya perubahan kesepakatan antara BEMU dan panitia pemilihan rektor kegiatan dimajukan. Pada akhir acara, Presiden Mahasiswa Muhram Fauzi membacakan pernyataan sikap hasil kegiatan Malam Keakraban yang dilakukan pada Selasa (9/5) lalu, terhadap calon rektor. “Nanti akan dibuat memorandum bilateral dari kedua belah pihak antara rektor yang terpilih dengan mahasiswa,” tuturnya.

Salah seorang mahasiswa, Imam Muhammad Ghani merasa senang dengan adanya acara dialog terbuka ini. Menurutnya, kegiatan ini telah memfasilitasi para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi kepada calon rektor, walaupun disayangkan absennya salah satu calon. “Saya harap yang terpilih nanti konsisten dengan apa yang sudah diucapkan,” harapnya. (Edgina/SM)

Share Button
  • moch hilman

    melihat kenyataan bahwa fakultas Teknik Unisba dalam hal akreditasi belum ada peningkatan,sepertinya mentok di B (untuk ke3 prodinya), mungkin untuk rektor periode 4 th ke depan sebaiknya dijabat oleh orang teknik