Awali LIMA, Unisba Alami Kekalahan atas UPI

Pasangan ganda putra Unisba, Randi Shohibul dan Resa Rachmat saat bertanding melawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Di pertandingan tersebut, Randi/Resa kalah 21-13, 21-19 dalam gelaran Liga Mahasiswa (LIMA) se-Jawa Barat pada Rabu (3/5/2017) di Gor Pajajaran, Kota Bandung. Hasil akhir Unisba harus menyerah dari UPI dengan skor 4-1. 

Suaramahasiswa.info, Unisba – Liga Mahasiswa (LIMA) tingkat se-Jawa Barat cabang olahraga bulu tangkis kembali bergulir. Universitas Islam Bandung (Unisba) sendiri berada di pul C dan tergabung bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Widyatama, dan Universitas Padjajaran (Unpad). Unisba memulai kiprahnya di Liga Mahasiswa (LIMA) dengan mengakui keunggulan dari UPI pada Rabu (3/5) di Gor Pajajaran, Kota Bandung.

Dalam babak penyisihan grup, Unisba menurunkan susunan pemain terbaiknya. Randi Shohibul dan Resa Rachmat Fauzi yang tampil di sektor ganda putra terpaksa harus menelan kekalahan dengan skor 21-13, 21-19. Kejar mengejar angka sempat terjadi di set kedua. Menanggapi kekalahannya, Resa menilai dirinya telah memberikan yang terbaik. “Memang tidak puas dengan hasilnya. Namun, kita tetap optimis dan yakin untuk pertandingan selanjutnya,”ujar mahasiswa Fakultas Syariah angkatan 2016.

Pertandingan sempat terhenti dikarenakan atap gor yang bocor, sehingga laga ditunda sementara waktu. Kendati begitu, Randi mensyukuri dengan terjadinya insiden tersebut. “Kejadian itu membuat saya untung. Stamina yang sudah terkuras bisa kembali pulih, walaupun akhirnya tetap kalah,” ucapnya.

Tertinggal 4-0 dari UPI, tidak menyurutkan semangat tim asuhan Indra, Unisba berhasil mencuri poin melalui pasangan ganda putra kakak beradik Irfan Hakim dan Iqbal Hafidz dengan skor 21-23, 21-18, dan 8-11. Kemenangan dramatis atas UPI ini tak lepas dari strategi yang diusung sejak awal laga. Iqbal menjelaskan, membuat lawan kewalahan menjadi kunci keberhasilannya. “Set pertama kita bermain santai, tidak terlalu tergesa-gesa. Sampai di set kedua, kita naikkan tempo permainan yang membuat lawan menjadi lengah.”

Pelatih Unisba, Indra Purnama mengakui permainan dari anak asuhnya sudah tampil maksimal. “Saya puas dengan permainan mereka, walaupun hasilnya tidak sesuai. Selanjutnya mereka hanya butuh bermain lepas dan lebih percaya diri saat bermain,” pungkasnya. (Febrian/SM). 

Share Button