Tribute Musik Rock Inggris Hadirkan Coaching Clinic

Lagu ‘Hey Jude’ dibawakan The Bienalle bersama grup band lainnya melebur di penghujung acara di Warung Raramean Jalan Sederhana No. 87-89 pada Jumat malam (21/07/2017). Secret, acara yang diadakan Clover Secret diadakan untuk memberikan wadah bagi musisi Bandung.

Suara mahasiswa.info, Bandung – Musik rock asal Inggris yang berjaya pada masa 60-an sampai saat ini masih menjadi panutan musisi tanah air. Clover Secret memberikan wadah bagi musisi Bandung sebagai persembahan kepada band rock yang menjadi kiblat bermusik musisi Kota Bandung. Bunyi ketukan musik sudah terdengar kencang ketika saya menginjakan kaki di Warung Raramean tempat berlangsungnya acara pada Jumat malam (21/07).

Lima grup musik beraksi di atas panggung mempersembahkan band terdahulunya seperti Dies Tiem (Arctic Monkey), WHATHERE (Oasis), Black SG (Led Zeppelin), The Summer (Rolling Stones) dan The Bienalle (The Beatles). Menurut Ketua Pelaksana Acara, Faris Fardani mengungkapkan, konsep acara bermula dari keinginan pemuda zaman sekarang yang hanya menggunakan atribut band terkenal. Tetapi mereka tidak mengetahui sejarah dan  lagunya. “Kami berusaha menghidupkan tribut yang sudah redup di Bandung,” ucapnya.

Diselingi dengan sesi berbagi pengetahuan tentang musik di setiap penampilan antar band. Bassis Burgerkill, Ramdan Agustiana turut memeriahkan acara kali ini dengan keahliannya memainkan bass coaching clinic mengenai bass. “Seru banget, menurut saya acara ini bagusnya karena acara tribut dan itu harus selalu ada, Burgerkill berangkat dari komunitas dan ini berasal dari komunitas juga,” ungkap pria berkaca mata tersebut.

Di pertengahan acara, tribut untuk Led Zeppelin oleh Black SG berhasil mengingatkan penggemar kepada band heavy metal pertama ini. Selain menonjolkan suara gitar yang keras dan berat, penonton pun larut dengan alunan lagu ‘Stair Way to Heaven’. Drummer Black SG, Alif pohan mengungkapkan ketertarikannya dalam acara ini. “ Acara sekaligus edukasi musik bagi kalangan muda ini bagus, musisi jangan kepaksa karena kebutuhan kerjanya dengan senang. Stair way to Heaven banget deh,” ucap drummer band yang berupaya merilis album juga.

Acara yang edukatif, menarik, totalitas, dan membuat bersemangat bagi siapa pun diungkapkan salah satu Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Mochamad Rifky Fajrullah. Ia turut menikmati ketika penampilan tribut Led Zeppelin oleh Black SG dan ketika Ramdan memberikan pelajaran mengenai bass. “Jarang banget ada acara musik yang ngadain coaching clinic. Jadi, penonton mendapatkan ilmu dasar untuk yang belum bisa bermain bass.”

Kemeriahan meluap diakhir acara. Persembahan bagi The Beatles oleh The Bienalle, tak henti membuat penonton bergoyang menikmati alunan musik rock era 60-an. Vokalis The Bienalle, Dewanda Satria mengungkapkan kemeriahan ketika ‘Twist and Shoot’ dan ‘I wanna Hold Your Hand’. Ia mengatakan secara keseluruhan dalam acara ini sangat baik. (Iqbal/SM).