Nikah Muda atau Kuliah? Dua-duanya?

Menikah terkadang dianggap menjadi solusi dari sengkarutnya permasalahan yang tengah dihadapi oleh mahasiswa. (Foto: Net)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Pernikahan di usia muda sering kali dianggap sebagai jalan keluar dari sengkarutnya permasalahan yang tengah dihadapi. Alasan seperti ‘Duh tugas numpuk gak selesai-selesai, mending nikah aja– tugas lagi tugas lagi capek huft..’ ataupun alasan lainnya yang selalu digunakan oleh mahasiswa tingkat akhir yang berharap masalah akan terselesaikan. Kalau sudah ada calonnya, kenapa tidak? Kalau pacar aja belum punya, gimana mau nikah?

Isma Hasanah salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah Unisba 2013 yang memilih untuk membina rumah tangga sambil menempuh pendidikan. Keputusan yang diambil pun tak semata-mata dari pribadinya sendiri, namun ada dorongan dari orang disekitar lingkungannya. Menurutnya, keluarga dari kedua belah pihak sangat mendukung dengan keputusannya.

Isma mengungkapkan apa salahnya menikah muda, pribadinya sangat mengapresiasi karena artinya orang itu dewasa dengan mengambil pilihan tersebut. Menikah juga bukan berarti semua aktivitas terganggu. Menurut Isma, rasanya semua beban lebih jadi ringan, rezeki bertambah, dan pastinya hati pun senang.

“Dengan menikah jadi lebih ringan karena ada dua tenaga yang saling membantu. Saat ada masalah, teman atau pacar tidak mungkin membantu, ini sudah ada suami yang siap siaga ada selama 24 jam,” ujar Isma.

Disa Salma mahasiswi Fakultas Dakwah 2014, mengungkapkan perihal nikah muda. Menurutnya sah-sah saja, apalagi bila calonnya sudah ada. Namun, ia menyarankan agar saat akan menikah harus mempunyai komitmen, agar tetap menjalankan kuliah. Disa pun sedikit terpengaruh oleh teman-temannya untuk segera menikah muda. Selain itu, menurutnya saat dalam kelas beberapa dosen kadang menjelaskan dengan menikah kita bisa terhindar dari hal negatif, tidak ada salahnya buat nikah muda.

Hmm… kalau mau nikah muda sah-sah aja sih, asal kita sudah siap dalam segala aspek. Matangkanlah keputusan yang akan diambil, pertimbangkan segala hal yang akan menyangkut kehidupan setelah membina rumah tangga.

Jadi, buat kamu-kamu yang pernah terbesit buat nikah muda, pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan. Sehabis nikah, harus ada kehidupan yang baru dijalani dan itu tidak semudah dibayangkan. (Amelia/SM)