Mengintip Trik Menulis Seorang Tere Liye

Tere Liye (kiri) sedang memberikan materi tentang penulisan dalam acara Lego Ergo Scio yang diselenggarakan di Aula Unisba, Kamis (7/5). (Rifka Silmia/SM)

Sebagian orang bilang kalau menulis itu membosankan, hal ini berlaku untuk segala tulisan, mau yang disebut menulis catatan dari dosen, puisi, cerpen, novel, biografi sampai menulis berita. Padahal kata Pramoedya Ananta Toer “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” Memang menulis itu butuh mood yang bagus, mood itu tidak dapat kita prediksi layaknya hujan yang tiba-tiba bisa turun begitu saja. Lalu bagaimana ya trik membuat tulisan yang menarik? Ada tips nih dari Tere Liye saat ia mengisi acara di Lego Ergo Scio, di Aula Unisba, Kamis (7/5). Yuk intip:

  1. Semua berawal dari ide. Ide tulisan bisa berbentuk apa saja, tapi penulis yang baik selalu memiliki sudut pandang yang bebas. Maksudnya, buatlah tulisan dengan sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain akan hal itu, atau sering disebut anti mainstream.
  2. Kata Tere Liye, penulis yang baik itu membutuhkan amunisi. Caranya dengan membaca, mengamati, mengeksplorasi dan suka melakukan perjalanan.
  3. Bisa karena terbiasa, mungkin itulah kalimat yang sering kita dengar. Kita harus tahu nih apakah tulisan yang kita buat itu efektiv atau enggak? Jangan lupa harus punya target agar pembaca mengerti dengan tulisan kita.
  4. Nonton film, nge-game sampai jalan-jalan ternyata ampuh mengembalikan mood yang hilang. Cobain deh! Kalau enggak ngaruh berarti memang belum ada motivasi untuk menulis dalam diri kita, hati-hati, bahayaaaa.
  5. Carilah motivasi biar pas ketemu problem kita bisa manggil kembali “si motivasi” tersebut. Karena menulis itu tidak butuh guru ataupun mentor, tapi menulis itu menyebar kebaikan.

Hari ini kita dimanjakan oleh canggihnya teknologi, jadi lebih gampang tentunya untuk menulis. Terus berlatih, jangan menyerah begitu saja. Buat para mahasiswa, jangan jadikan kesibukan sebagai alasan kalian untuk tidak menulis ya hehe. Siapa tau karya tulisan kita bisa berpengaruh untuk satu bahkan banyak orang, tentu menjadi kebanggaan bukan. (Intan/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *