Menanti Adzan Maghrib dengan Kegiatan Positif

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum, menyelenggarakan acara Ramadan Festival 2018 yang bertempat di Gedung kartimi Kridhoharsodjo pada Senin (22/5/2018).  Kegiatan ‘ngabuburit’ tersebut diakhiri dengan buka puasa bersama anak-anak Panti Yatim Indonesia.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Pada tahun ini, bulan Mei menjadi bulan yang spesial. Bertepatan dengan bulan Ramadan 1439 H, semua umat muslim diwajibkan melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh lamanya. Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk mendapatkan pahala. Mahasiswa biasanya memanfaatkan waktu mereka dengan jalan-jalan, mengikuti kajian, berkegiatan organisasi, mengerjakan tugas kuliah, atau sekedar berkumpul bersama keluarga di rumah.

Biasanya kegiatan menunggu adzan maghrib ini dikenal dengan istilah ‘ngabuburit’. Sesederhana apapun kegiatan ‘ngabuburit’ pastinya akan seru karena diakhiri dengan buka puasa. Berikut ulasan kegiatan yang biasa dilakukan mahasiswa sebelum adzan maghrib berkumandang.

  1. Tadarus Al-Qur’an

Bagi pemeluk agama Islam, kegiatan tadarus menjadi suatu hal yang dianjurkan untuk dilakukan. Karena itu, bulan ini menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak ibadah. Mengisi waktu luang dengan membaca Al-Qur’an ini dimanfaatkan oleh mahasiswa fakultas Teknik, Rizkal Zubair. Sembari menunggu adzan maghrib berkumandang, ia membagi waktunya untuk membaca Al-Qur’an. “Biasanya aku isi waktu luang menjelang maghrib dengan baca Qur’an,” ucap mahasiswa Teknik Pertambangan angkatan 2017.

  1. Mengikuti acara kajian bersama di Masjid

Memasuki bulan Ramadan, banyak Masjid ramai mengadakan kegiatan ta’lim. Kegiatan tersebut  diisi dengan khutbah dari seorang Da’i yang menyampaikan pesan-pesan ke-Islaman. Di sela-sela kegiatan perkuliahan yang padat, mahasiswa Fakultas Tarbiyah 2015 Fuad Farhat mengisi waktu ngabuburit-nya dengan mengikuti kajian rutin baik di Masjid Al-Asyar’i atau Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB).

  1. Mengerjakan tugas kuliah

Menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) bergulir, mahasiswa memanfaatkan waktu ‘ngabuburit’ dengan mengerjakan tugas. Padatnya tugas kuliah dengan deadline yang relative singkat menjadi adrenalin tersendiri bagi mahasiswa. Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Dina Gutari, ia sibuk menyelesaikan tugasnya sebelum waktu berbuka tiba. “Ngabuburitnya lebih ke ngerjain tugas kuliah. Saking seriusnya ngerjain tugas, enggak kerasa waktu bedug tiba,” ujar mahasiwa angkatan 2016 tersebut.

  1. Jualan takjil untuk berbuka puasa

Banyaknya yang ngabuburit, momen ini pun dimanfaatkan oleh Yulia Irianti bersama teman-temannya. Ia memanfaatkan waktu menunggu buka puasa dengan menjual kudapan takjil di sekitar Kampus Unisba. Kegiatan ini dilaksanakan guna untuk mengumpulkan dana kegiatan sosial bulan Ramadan. “Dana yang terkumpul dari hasil jualan ini, kita alokasikan untuk kegiatan buka puasa bareng anak yatim,” ungkap mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi 2016 ini.

  1. Kegiatan berorganisasi

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, mahasiswa Fakultas Tarbiyah 2017 Fitriyani menyibukkan dirinya dengan berkegiatan organisasi intra kampus. Aktivitasnya dipadatkan menjadi panitia Ramadan di Unisba. Acara tersebut diselenggarakan oleh pihak Ta’mir Masjid Al-Asyar’i Unisba pada Kamis (17/5) hingga Jum’at (18/5). “Karena sekarang lagi ada acara, jadi waktu ngabuburitnya dipakai kegiatan kepanitian.”

  1. Jalan-jalan

Jalan-jalan sore bersama teman-teman dan berburu jajanan takjil menjadi alternatif yang dapat dilakukan mahasiswa. Kudapan khas Ramadan seperti es buah, kolak, cendol dan makanan khas lainnya bisa dengan mudah ditemui di sepanjang jalan. Tak ingin terlewatkan dan kehabisan, Firda Aprillia bersama teman-temannya, sedari pukul 15.00 sudah siap berangkat ngabuburit sembari jalan-jalan berburu takjil. “Rasanya ada yang kurang, kalo lagi puasa enggak beli jajanan buat buka,” ujar mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi angkatan 2016 tersebut.

***

Sebagai umat muslim yang diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Tidak sepatutnya hal di atas menjadi alasan kita untuk bolong berpuasa, apalagi sampai bolos kuliah. Agar waktu berpuasa maksimal, maka manfaatkanlah waktunya dengan kegiatan-kegitan positif. (Gina Santia/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *