Empat Genre Musik yang Disenangi Mahasiswa Unisba

Sejumlah mahasiswa memainkan gitar dan mendengarkan musik di depan Gedung RHM Saddaq Unisba Jalan Tamansari No 1 Kota Bandung, pada Jumat (2/3/2018). Mahasiswa Unisba mendengarkan jenis musik dan genre yang beragam, tetapi hanya empat yang jadi pilihan teratasnya yaitu mulai dari pop, rock, punk kemudian EDM. (Denis/Job)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Lantunan nada yang seirama juga syair yang memperindah, mampu menciptakan musik yang kini digemari nyaris semua kalangan masyarakat. Mulai dari dangdut sampai EDM yang kekinian setia melantun ditelinga pencinta musik. Lagu sendu bagi yang merindu hingga irama yang menggebu gebu didengarkan disetiap radio.

Musik terkadang menjadi tempat sebagian orang mengekspresikan diri. Para pencipta melalui media ini, mampu memberi makna sekaligus pesan pada lirik yang ditulisnya. Dari mengungkapkan rasa cinta sampai protes pada negara. Musik juga mampu membuat hidup bisa lebih berwarna, atau hanya menghilangkan rasa badmood semata.

Nampaknya kini musik jadi melekat dengan kehidupan manusia apalagi di kalangan mahasiswa. Mulai dari ‘nongkrong’, menunggu kelas sampai mengerjakan tugas rasanya seperti sayur tanpa garam jika tak dibarengin musik. Ada juga mahasiswa yang memilih menikmati musik dengan datang ke konser atau acara-acara musik. Penasaran dengan genre musik yang biasa didengerin mahasiswa Unisba, mari simak ulasan berikut ini.

  1. POP

Menurut Simon Webster Frith seorang sosiomusikologi dari Inggris mengatakan jika genre musik pop mudah diperoleh, menekankan pada chorus atau ulangan lagu. Lirik yang menyenangkan bertema romantis dan berorientasi pada komersil menjadikan genre musik ini didengarkan oleh orang kebanyakan. Musik pop seringkali berhubungan dengan nada-nada populer dan pengekspresian perasaan sehari hari seperti cemburu, cinta dan kehilangan.

Hal itu turut di rasakan Sylva Nita Hanifah mahasiswi Fakultas Psikologi 2016. Ia mengungkapkan dengan mendengarkan musik bergenre pop, bisa menghilangkan rasa badmood nya. “Ya soalnya musik pop itu enak di denger aja di telinga,” ungkapnya.

  1. ROCK

Genre musik rock mulai diketahui pada pertengahan 50-an. Ciri khas dari musik ini terdengar dari gitar listrik melodi yang mendominasi ditambah vokalis yang memiliki suara tinggi dan melengking. Perkembangan musik rock di Indonesia sendiri muncul tahun 70-an yang dipopulerkan oleh band Godbless.

Bahkan Mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan Muhammad Al Dzikry, mengaku jika Godbless menjadi awal mula ia menyukai musik rock. Selain pendengar musik rock ia juga mengaku sebagai orang yang suka bermain musik. “Menurut saya musik rock itu asik untuk dimainkan tetapi musik rock juga tidak mudah untuk di bawakan, jadi harus punya skill yang mumpuni,” ujar mahsiswa 2017 ini.

  1. PUNK

Ciri khas musik punk ini berada pada alat musik drum yang ketukanya cepat serta gitarnya yang arukan dan di dominasi oleh rhytm. Biasanya lirik lagu punk ini berisi tentang perlawanan. Punk juga bukan hanya genre musik saja tapi termasuk fesyen dan ideologi.

Seperti yang di ceritakan punkers, Edo Gilang mahasiwa Fakultas Ilmu Komunikasi 2017. Menurutnya musik punk itu enak di dengar karena musiknya yang menggebu-gebu. “Pokoknya anak muda banget lah apalagi kalau ngedengernya pas lagi sendirian,” jelasnya.

  1. EDM

Musik bergenre ini sedang booming di kalangan anak muda zaman now. EDM sendiri kepanjangan dari Electro Dance Musik. Musik ini identik digunakan untuk ber-dugem yang dimainkan oleh seorang DJ (Disc Jockey). Untuk membuat musik EDM musisi tidak memerlukan gitar atau drum juga alat musik konvensional lainnya. Musik ini di produksi melalui berbagai aplikasi komputer karena merupakan gabungan dari instrumen alat musik elektronik, sehingga banyak DJ yang menggunakan turntable dan juga bantuan dari laptop.

Albi Setiawan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi yang merupakan seorang DJ mengatakan bahwa ia sangat menggemari genre ini. “EDM itu bisa menggabungkan berbagai genre musik dengan menggunakan alat elektrtronik kekikinian. Di EDM saya mendapatkan fesyen baru,” cerita mahasiswa 2017 ini.

Jenis musik dan genre yang didengarkan oleh mahasiswa Unisba sangat beragam, tetapi empat genre di atas adalah empat pilihan teratasnya. Meski begitu apapun genre musiknya, music connects people atau dengan musik kita bisa menyatukan orang, saat kata-kata tak bisa diungkapkan maka biarkan musik yang bicara. (Denis/Job)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *