[Artikel] Menyepi di Pulau Tak Berpenghuni

Menyepi di sebuah pulau bisa menjadi terapi untuk menghilangkan kejenuhan akibat menjalani rutinitas sehari-hari. Pesona pantai dengan hamparan pasir putih dan air biru muda yang jernih membuat penat hilang begitu saja. Ombak yang relatif tenang membuat nyaman untuk berenang atau pun sekedar bermain air saja. Tempat ini menjadi destinasi menarik untuk dituju.

Pulau Semak Daun hanya pulau kecil dengan luas sekitar 5 hektar. Pulau tak berpenghuni ini berada di wilayah Kepulauan Seribu. Untuk dapat ke Pulau Semak Daun cukup mudah, kalian hanya perlu menyebrang ke Pulau Pramuka dengan kapal di Pelabuhan Muara Angke dan merogoh kocek 40.000/orang. Perjalanan akan menghabiskan waktu sekitar tiga jam, jadi kalian harus pinter-pinter cari tempat yang nyaman.

Setelah sampai di Pulau Pramuka kalian bisa berjalan-jalan dulu di pulau itu atau sekedar makan siang. Untuk melanjutkan perjalanan, kalian perlu mencari ojek kapal yang akan memfasilitasi pelancong menyebrang ke pulau semak daun. Ongkosnya dipatok per kapal sekitar 400 ribuan untuk pulang-pergi. Jika ingin snorkeling kalian perlu menyewa alatnya sekitar 35.000/orang.

Perjalanan sekitar 30 menit ini akan menyenangkan karena kalian akan merasakan angin sejuk di wajah dan cipratan air yang menyegarkan. Dalam perjalanan, kalian akan melewati beberapa pulau yang cukup menarik, jadi sempetin aja buat bertanya-tanya sama orang yang mengantarkan kalian.

Untuk dapat menginap di Pulau Semak Daun, kalian akan dikenakan biaya sebesar 15.000/orangnya. Karena tidak adanya penginapan di pulau ini maka kita diharuskan membawa tenda, sleeping bag, senter, dan peralatan menginap outdoor lainnya.

Tidak adanya penginapan membuat berlibur lebih menarik lagi karena kalian akan berkemah di bibir pantai diiringi oleh suara ombak yang tenang. Selain membawa peralatan menginap usahakan kalian membawa bekal makanan untuk dimasak atau yang dapat langsung kalian makan, karena warung di pulau itu hanya ada satu dan tidak ada makanan berat.

Pulau ini memiliki tiga toilet tetapi untuk mandi mungkin perlu membeli air tawar dengan harga 5.000/jerigen, karena air sumurnya masih sangat terasa asin. Berjalan-jalan di sekitaran pulau tanpa alas kaki menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk dilakukan. Kalian dapat melewati jalan-jalan di sekitaran pohon semak daun untuk melihat bibir pantai lainnya. Dengan berjalan-jalan kalian juga akan mengetahui di mana spot untuk mendapatkan sunset dan sunrise di pulau tersebut.

Pulau Semak Daun memiliki pemandangan sunset sekaligus sunrise yang menakjubkan. Pemandangan tersebut lah juga yang menjadi daya tarik para pengunjungnya. Jadi jangan lupa bawa kamera kalau kalian ingin mengabadikannya. Setelah kalian dimanjakan dengan keindahan Pulau Semak Daun, kalian akan kembali bersemangat saat akan menjalani rutinitas sehari-hari. (Rangga/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *