[ARTIKEL] Kenali 6 Gejala Stress ini

Bagi kalian yang sedang menempuh tingkat akhir di bangku kuliah. Beban dan pikiran yang menumpuk menuju skripsi menjadi masa renta timbulnya stress. Terlebih lagi sokongan hubungan kalian dengan gebetan, pacar atau mantan yang kurang kondusif akan semakin memperparah keadaan. Lalu bagaimana mengetahui bentuk kode-kode dari tubuh kita ketika sedang mengalami stress? Berikut ini kode yang akan ditunjukan tubuh;

1. Sakit perut
Jadi, bagi kalian yang sering merasa perutnya berkontraksi bukan hanya pada waktu pagi hari. Mulailah waspada. Sebab menurut seorang ahli pencernaan di Baylor College of Medicine, Bincy Abraham, MD, sistem saraf otak berhubungan dengan usus (ciyeee). Sehingga stress mental akan mendatangkan malapetaka pada saluran pencernaan.

Abraham menyarankan untuk mengobatinya dengan obat pelunak feses, obat anti mual, mengonsumsi banyak serat dan banyak berolahraga. Olahraga akan meningkatkan produksi hormon endofrin yang membuat pikiran dan usus merasa lebih baik.
Nah, mungkin kini saatnya kalian untuk mulai membiasakan diri hidup sehat dengan berolahraga. Ajak teman atau gebetan baru, bagi yang tidak memiliki pasangan agar menambah semangat jadwal olahraga baru kalian!

2. Rambut rontok
Rambut mulai berantakan dan berjatuhan dilantai kamar? Mungkin itu pertanda bahwa kalian mulai mengalami stress. Sebab,Sekitar 3-6 bulan setelah stress besar, misalnya karena kuliah atau patah hati (uhuk), rambut akan mulai rontok. Penyebabnya karena hormon androgen yang meningkat sehingga memicu rontoknya rambut.

Tidak ada makanan atau suplemen yang dapat mengatasi masalah ini. Namun, makanan seimbang dapat mempercepat pertumbuhan rambut. Tuh!, jangan hanya karena mahasiswa dan anak kostan, makanan yang dimakan hanya mie dan basreng didepan kampus. Inilah saatnya kembali pada prinsip “Aku Anak Sehat” milik Ibu Sud ketika masih SD untuk memakan makanan 4 sehat 5 sempurna. Tapi, yang paling penting, kurang-kurangi ngeceng gebetan atau pacar orang ya, biar gak stress karena patah hati guys.

3. Kelopak mata berkedut
Kedutan pada otot mata biasanya terjadi hanya pada salah satu mata dan berlangsung selama beberapa menit. Sampai saat ini, dokter tidak mengetahui secara pasti apa hubungan antara stress dan berkedutnya mata. Ketika ini terjadi, cobalah untuk santai dan menarik napas dalam berulang-ulang.

Tenang guys! Jangan hanya karena ditolak judul skripsinya sama dosen kalian stress dan memicu kedutan pada mata. Nanti dikira Jaja Miharja lagi ngomong “Inga-Inga-Ting”.

4. Jerawat
Sama seperti rambut dan hati kalian, kulit juga bisa menjadi sensitif dikala stress. Hormon androgen juga memengaruhi timbulnya jerawat pada kulit. Jika jerawat sudah mulai muncul, ada baiknya untuk tidak tergiur memecahkannya. Pasalnya, ini justru hanya akan memperparah jerawat.

Jadi, selain merindukan gebetan dan mantan yang tak kunjung datang. Stress pemicu tumbuhnya jerawat. Sebaiknya, mulai kurang-kurangi mikirin gebetan atau mantan dan mulai fokus pada kehidupan skrip-sweet kalian saat ini. Agar ketika sidang muka kalian tidak dipenuhi oleh jerawat yang mengurangi gairah dosen penguji saat menyidang skripsi kalian.

5. Sakit punggung
Bukan karena ditumpakin nini kunti aja dan status umur yang sudah tidak remaja. Stress juga dapat mengakibatkan sakit punggung. Hormon yang ditimbulkan akibat stress bisa meningkatkan tekanan darah dan detak jantung serta membuat otot-otot tubuh menjadi lebih tegang. Akhirnya, sakit punggung pun mulai terasa.

Tipsnya ketika kalian merasakan ini coba lakukan peregangan kecil untuk mengendurkan otot. Berjalanlah sekitar 10-15 menit paling tidak 2 kali sehari. Atau boleh juga pergi kekampus berjalan kaki, badan sehat dari stress tapi, kaki gempor karena pergi kekampus.

6. Ruam
Ruam? Apa itu ruam? Menurut KBBI ruam adalah bintil-bintil merah pd kulit yang menimbulkan gatal dibeberapa titik bagian tubuh. Ruam bisa membuang sistem kekebalan tubuh pada kulit dan kehilangan pertahanannya. Jadi, kulit akan menjadi lebih sensitif dan menimbulkan ruam. Untuk menyembuhkannya, gunakanlah pelembab kulit secara teratur.

Nah, itulah enam kode dari tubuh ketika gejala stress menyerang kalian. Kenalilah kode-kodenya sejak kalian membaca tulisan ini. Agar dapat menganggulanginya sedini mungkin. Skrispi lancar, hubungan rasa coklat, dan kalian pun terhindar dari keadaan stress.(Syifa Luthfiati/SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *