Ayo Selamatkan Bangunan Tua Kita !

July 28th, 2010 by kiri

Para pengunjung sedang melihat-lihat foto yang di pajang (Diky/SM)

Teks dan Foto oleh : Diky Permana

Kota Bandung memiliki banyak sekali sejarahnya, tak hanya pahlawan tetapi gedung-gedung tua yang ada di kota bandung adalah saksi sejarah kota Bandung. Bangunan-bangunan bekas penjajahan Belanda ini memang telah di konstruksikan sedemikian rupa sesuai dengan iklim cuaca di kota Bandung. Bangunan-bangunan tua tersebut juga memiliki arsitektur yang menarik dan unik.

Pada kesempatan kali ini Bandung Heritage, Persatuan Mahasiswa Bandung (PMB), Perkumpulan Amatir Foto (PAF), Jepret Unisba, StoryLab dan dukungan dari pihak media, membuat pameran Foto gedung-gedung tua yang ada di kota Bandung yang bertemakan “Save Our Heritage” yang bertempat di gedung Indonesia menggugat Jalan Perintis kemerdekaan No. 5 Bandung (27/07).

Menurut ketua pameran foto Aeng Anwar Sanusi, “dari sekian banyak gedung, hanya 99  bangunanlah yang masih di lindungi, dan bangunan lain masih banyak di manfaatkan.” ujarnya

Pembukaan dengan secara simbolis dengan memotong pita oleh Nurhastuti selaku dari pihak Bandung Heritage. Dalam pembukaanya dia mengatakan kepada generasi pemuda-pemuda agar memelihara dan menjaga gedung-gedung yang ada di kota Bandung supaya tidak di alih fungsikan atau di hancurkan. Menurutnya gedung- gedung tua ini adalah warisan peninggalan penjajahan yang kudu di jaga.

Foto-foto yang di pamerkan ini adalah foto yang di ikuti oleh peserta rally foto pada tanggal 18 Juli 2010. Disamping itu juga pameran ini diisi dengan acara diskusi pada tgl 28 Juli dengan bertemakan “Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya” dan workshop “Teknik Pemotretan Gedung” pada tanggal 29 Juli 2010.

180 Booth Distro Ikuti Kickfest

July 18th, 2010 by kiri

Para pengunjung sedang melihat-lihat booth distro

Teks oleh : Diky Permana

Foto Oleh : Hifdzur Rashif Rija’i

Pegelaran akbar expo local clothing dan distro ternama di gelar kembali di Bandung. Kickfest sebagai perhelatan tahunan yang sangat mendapatakan animo yang sangat luas dari masyarakat. Kini kickfest di gelar di Bandung, sebelumnya sudah di gelar di kota Yogya (2-4 April) dan Malang (4-6 Juni). Dan Bandung (16-18 Juli) menjadi kota ketiga untuk Kickfest 2010.

Mengusung dengan tema Get Real! ini adalah pembuktian dari eksistensi clothing dan Distro local yang murni hasil dari kreativitas dan idealisme yang benar-benar ada dan nyata. Menurut Ade Andriansyah ketua kickfest 2009/2010. “sekarang ada 96 brand yang ada dan 180 Booth distro yang ikut kickfest diantaranya ada yang dari Yogya, Malang, Solo, Jakarta, Bandung dan kota-kota lainya.” Ujarnya (17/07).

Beberapa local distro dan clothing yang ikut  diantaranya, UNKL347, Ouval, Flashy, Arena, NLS, D’Loops, Blankwear, Blindwear, Oink, Airplane, Cosmic, Screamous, Monik, Evil, Invictus, Wadezig!, Barbel, Slackers, Starcross, Good Inc, Thisconnect dan masih banyak lagi.

Selain para pengunjung berbelanja produk distro yang harganya lagi diskon, pengunjung bisa juga melihat band yang di tampilkan oleh 25 group band diantaranya ada Koil, Shaggy Dog, Alone At Last, Mocca, Homogenic, Mobil Derek, Aftercoma, Rosemary, Closehead, Blind To See serta masih banyak lagi.

Dengan mengusung tema Get Real! Diharapkan industri ini menjadi bentuk yang nyata dari bidang industri kreatif lainya.

Taman Lalu Lintas Masih Perlu Pembenahan

July 2nd, 2010 by kiri

Oleh : Randy Aprialdi S

Taman lalu lintas Bandung masih perlu ada pembenahan dalam setiap bagian sarananya. Hal tersebut dilihat dari sejumlah permainan yang disediakan oleh taman yang berdiri sejak tahun 1959 ini telah usang. Seperti ayunan, perosotan, korsel, bom bom car, patung aneka hewan dll. Ketika sebagian besar permainan sudah renta, para pengelola taman lalu lintas tengah melakukan renovasi berbagai macam permainan anak. Seperti kereta mini, korsel dan kolam renang anak. Seperti yang dikatakan oleh Hadi Purwanto selaku pengawas taman. “dari pihak kami sudah melakukan renovasi pada kereta dan korsel, dengan mengganti mesinnya. Sedangkan kolam renang masih dalam proses.” Ujarnya yang dinas di taman lalu lintas sejak 2007 ini. Selain harus diperbaikinya permainan anak, perlu adanya penambahan pohon rindang pada taman ini. Hal itu dikatakan oleh salah satu karyawan bernama Widi Artono. Dalam pembicaraanya beliau mengatakan “diperlukan banyaknya pohon rindang, agar taman tetep adem seperti dahulu.” Tandasnya di depan gerbang taman. Taman lalu lintas selalu dikunjungi dalam jumlah yang konstan, dengan berjumlah tetap per-harinya. Namun pengunjung banyak berdatangan ketika akhir minggu atau hari libur nasional tiba. Tapi disayangkan ketika para pengunjung masih ada yang mengeluh mengenai fasilitas yang ada. Para pengunjung sering mengeluhkan kurang memadainya toilet di taman yang berletak jalan sumatera ini, selain itu minimnya bak sampah sehingga taman lalu lintas terliha kotor. Keluhan itu dilontarkan oleh salah satu pengunjung bernama Ida. Wanita paruh baya ini mengatakan “Toiletnya kurang memadai dan tak menunjangnya tempat sampah disini. Jadi kotor keliatannya.” Papar ibu yang mengaku sedang refreshing ini. selain itu ida juga mengharapkan taman lalu lintas agar lebih bersih lagi. “Permainan di taman ini sudah banyak kemajuan, tinggal kebersihannya aja ditingkatin supaya udara tambah sejuk.” Harapnya. Soal harapan tak hanya keluar dari mulut pengunjung, akan tetapi pengelola taman pun punya keinginan yang serupa. Hadi Purwanto berharap “Saya ingin taman lalu lintas lebih baik lagi dan banyak pengunjung yang datang.” Harapnya.

Go Skateboarding Day

June 21st, 2010 by kiri

Norman Genta sedang melakukan Boardslide

Teks dan Foto Oleh : Diky Permana

Suasana pagi hari di sepanjang jalan Dago sangat ramai dengan beberapa orang yang sedang berolahraga, bersepeda atau hanya jalan-jalan saja bersama keluarga (20/06). Namun ada yang menarik bagi saya ketika saya melewati jalan Dago beberapa anak muda dari komunitas skateboarder Bandung sedang bermain di arena SPBU Petronas.

Ketika di tanyai ini adalah rangkaian dari acara car free day dan untuk merayakan hari skateboard sedunia yang di laksanakan oleh komunitas skateboarder Bandung. Hal ini di ungkapan oleh salah satu panitia Go Skateboarding Day ink “Rosemary”. “ini adalah rangkaian dari event car free day dan hari skateboard sedunia dan besok juga kita akan  melakukan Downhill mulai dari jalan Simpang Dago hingga gor Saparua” tutur gitaris Rosemary.

Di acara ini para skateboarder Bandung bisa melakukan beberapa trick-trick seperti kickflip,olie,50:50 dan lain-lain, dan jika berhasil sukses melakukan beberapa trick akan diberikan fresh money sebesar Rp.50.000 dan doorprize.” Siapa saja boleh maen akan dapat uang dan Doorprize, per dapat uang Rp.50.000” ujar ink.

Acara yang di mulai dari jam 06.00 pagi hingga pukul 10.00 wib mengundang banyak perhatian bagi orang yang sedang melakukan aktifitas di sekitaran jalan Dago. Ini terlihat dari antusias para penonton memadati depan SPBU Petronas.

Salah seorang atlet skateboard Pevy Permana yang telah mengikuti kejuaran kompetisi skateboard di Amerika turut hadir untuk meramaikan acara ini.

Pemilu BEM F-MIPA

June 12th, 2010 by kiri

Teks Oleh : Framesti Frisma Sriarumtias

Foto : Istimewa

Final Pemelihan Ketua Bem F-Mipa Bertempat di Pelataran Aquarium  Unisba pada Jumat (11/06). Pemilihan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 9 sampai 11 Juni 2010.

Read the rest of this entry »

Collegians care about Palestine !

June 10th, 2010 by kiri

Teks Oleh : Monica Rantih Pertiwi

Foto Oleh : Veliyan Sentosa

Agen of change Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan dapat memberikan solusi akan konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel. Read the rest of this entry »

KA BANDUNG SEUBEUH, KA UNISBA NGAGALEUH…

June 7th, 2010 by kiri

KA BANDUNG SEUBEUH, KA UNISBA NGAGALEUH…

Teks Oleh     : Halimatusa’diah

Foto oleh      : Monica Rantih Pertiwi

Lapangan volly Unisba tempat berlangsungnya Bandung City Of Food,Senin (07/06)

Senin (07/06) Unisba nampak berbeda. Para mahasiswa dengan stelan kaos putih dibalut dengan bawahan bernuansa batik, sibuk mempersiapkan sesuatu. Mereka merupakan mahasiswa kreatif kelas C Public Relations angkatan 2007. Tujuan mereka adalah tempat dengan dua puluh deretan stand berjejer yang didalamnya terdapat panggung kecil. Lapangan volley yang sepi, seketika berubah menjadi pusat keramaian di senin itu, Adalah “Bandung City Of Food”, sebuah tema dari bazaar makanan tradisional Bandung.

Ketika masuk ke dalam bazaar area, pengunjung disambut dengan 35 jenis makanan dan jajanan khas Bandung yang dijejerkan di atas 20 stand yang tersedia, mata pengunung di manjakan dengan aneka makanan itu. Pengunjung seolah dipaksa untuk membeli salah satu dari jajanan yang di pamerkan, ditambah dengan tawaran-tawaran dari panitia di setiap stand. Semakin membuat pengunjung tergoda untuk membeli dan mencicipi salah satu dari jajanan disana, apalagi melihat jajanan yang disediakan merupakan jajanan favorit di Bandung.

Otak-otak, Cireng, Colenak, Pisang Ijo, menjadi bagian dari jajanan khas yang disediakan. Jajanan tradisional favorit di Bandung, dengan mengeluarkan uang tidak lebih dari Rp.14.000 kita akan mendapat kenikmatan rasa dari aneka macam jajanan yang disediakan. “Bagus, sering-sering aja acara kayak gini” begitulah ucap Imay Mahasiswa PR 2007.

Tidak hanya itu, suasana semakin asik karena pengunjung kembali di manjakan dengan live accoustic dari Cassavana, Klanery, Munu’u dan beberapa pengisi acara lainnya. Dari jam 10.00 WIB ketika acara mulai di buka, sampai sore tadi pengunjung masih terlihat memadati bazaar. “Respon sendiri bagus ya, dari pagi rame, terus sampe sore juga anak-anak masih ngisi acara, sampe Rektor Unisba juga datang, kaget banget, tapi alhamdulillah ya” Tutur teteh berambut panjang sang wakil ketua pelaksana, Mariana Hanaya Mahasiswi PR 2007.


Support For Palestine

June 5th, 2010 by kiri

Teks Oleh : Halimatusa’diah
Foto Oleh : Deden Hamzah Pratama

“ Mudah-mudahan dukungan ini bisa bermanfaat, bisa nyampe ke pemimpin kita, ataupun kepada orang-orang yang bisa membantu Palestina untuk berubah, karena setiap manusia itu punya hak yang sama untuk hidup,untuk bebas ” Tutur Aziz, mahasiswa Kedokteran Unisba 2008 ketika ditanyai tanggapannya tentang acara pengumpulan tanda tangan peduli Palestina yang diselenggarakan FASIH (Forum Studi Islam Kaffah) di pelataran Gedung Khez Muttaqin pada hari ke-2, Sabtu (05/06).

Sejak penyerangan Israel terhadap kapal kemanusiaan Gaza Freedom Flotilla senin lalu (31/05), tentu saja banyak Negara mengutuk aksi Israel tersebut, tidak terkecuali kita sebagai warga Negara yang mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, termasuk Unisba. Sejak hari jumat (04/06) pengumpulan tanda tangan yang diadakan FASIH mendapat respon yang sangat baik dari warga Unisba, terbukti dengan terkumpulnya kurang lebih 300 tanda tangan “ luar biasa banget responnya.” ujar Nina, ketua FASIH Unisba.

Pengumpulan tanda tangan ini sebenarnya merupakan langkah awal dari FASIH untuk menggalang dukungan terhadap Palestina, acara ini bertujuan mengukur respon dari warga Unisba terhadap Palestina. Jika warga Unisba memperlihatkan respon yang baik pada pengumpulan tanda tangan ini, maka FASIH akan menyelenggarakan acara seminar dan diskusi mengenai Palestina. “ Acara ini ber-step, langkah awal, hanya untuk mengukur respon seberapa besar sih respon dari Unisba, dari situlah kita akan menyelenggarakan acara yang lebih diinginkan mahasiswa, seperti seminar atau diskusi.” Jelas Nina.

Save Palestine

June 5th, 2010 by kiri

Teks Oleh : Framesti Frisma sriarumtias
Foto Oleh : Deden Hamzah Pratama

Hentikan diam kita ! Save Palestine. Kata itulah yang makin marak kita lihat di Lantai Putih Khez. Mutaqien pada jumat 4 Juni 2010. Disertai dengan leaflet dan selembar artikel yang dibagikan kepada mahasiswa.

Acara ini deselenggarakan oleh Fasih yang kepanjangan dari Forum Studi Islam Kaffah. Forum ini terdiri dari mahasiswi dari berbagai Universitas swasta di Bandung.
Kepedulian civitas akademika unisba diaplikasikan dengan pembubuhan tandatangan di spanduk dan follow up untuk Fasih. Nina selaku ketua Fasih yang merupakan mahasiswi Fakultas Hukum 2007 menuturkan acara ini sebagai dakwah secara tidak langsung kepada mahasiswa dan pemerintah. Selain itu acara ini untuk menggugah kepedulian masyarakat unisba terhadap nasib saudara kita di Palestine.

Artikelnya sendiri mengupas seputar konflik antara Israel dan Palestine, selama 3 tahun ini. Terutama konflik yang marak diperbincangkan akhir-akhir ini yaitu konflik Jalur Gaza. Ditambah lagi dengan gempuran Israel terhadap Kapal Gaza Freedom Flotilla yang membawa bantuan untuk rakyat Gaza. Yang semakin mengiris hati kita selaku umat muslim. Tentu saja semakin menyulut rasa persaudaraan.

Antusias mahasiswa sangat terlihat, terbukti dengan habisnya dua spanduk yang sebenarnya disediakan untuk dua kampus yaitu unisba dan unpas. Kegian ini rencananya akan dilakukan selama dua hari tetapi karena respon yang luar biasa sepertinya spanduk akan habis dalam satu hari.

Acara ini diharapkan dapat menggugah ukhuwah kaum muslimin untuk membantu saudara kita, walaupun berbeda territorial dan rasa nasionalis tetapi kita mempunyai ikatan yang kuat sebagai umat muslim.

Selain itu fasih mengharapkan agar mahsiswa menjadi power of change dalam kehidupan bermasyarakat. Meningkatkan kepedulian terhadap sesama tanpa dibatasi oleh ruang.

Hello world!

April 15th, 2010 by kiri

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!